Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Grand Mall Jadi Biang Macet di Maros, Komisi III DPRD Maros Pertanyakan Andalalin

Kemacetan diperparah dengan adanya tukang parkir liar yang beroperasi di depan pagar GM. Hal ini mengakibatkan penyempitan jalan.

Penulis: Ansar | Editor: Anita Kusuma Wardana
ANSAR/TRIBUN TIMUR
Anggota Komisi III DPRD Maros, Akbar Endra 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Anggota Komisi III DPRD Maros, Akbar Endra menyoroti kerapnya terjadi kemacetan di jalan Poros Maros, Batangase, akibat keberadaan Grand Mall (GM), Selasa (5/9/2017).

Akbar meminta kepada manajemen Grand Mall supaya segera melengkapi analisis dampak lalu lintas (Andalalin). Sejak dioperasikan, GM menjadi biang macet hingga mencapai 3 kilometer.

"Keberadaan Grand Mall menjadi penyebab utama kemacetan parah di jalan poros Maros - Makassar. Kami minta supaya Andalalinya dilengkapi," kata Akbar.

Seharusnya, tak boleh ada kemacetan di Maros karena menjadi akses Trans Sulawesi. Jika terjadi kemacetan maka akan parah dan merugikan pengendara.

Kemacetan diperparah dengan adanya tukang parkir liar yang beroperasi di depan pagar GM. Hal ini mengakibatkan penyempitan jalan.

"Pengunjung Grand Mall pasti mengakibatkan kemacetan. Makanya sejak awal, kami minta supaya andalalin diperhatikan sebelum dioperasikan," kata Akbar.

Akbar menyarankan, supaya pihak Grand Mall segera membuat jalur alternatif untuk mengurai kemacetan.

Apalagi lokasi kemacetan tersebut menjadi akses utama ke pusat pemerintahan Maros, Bandara Sultan Hasanuddin dan RSUP Wahidin atau rumah sakit lainnya di Makassar.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi dari pihak Grand Mall.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved