Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Halal, tapi Jangan Coba-coba Terima dan Makan Daging Qurban yang Dibungkus Seperti Ini, Bahaya!

Apakah anda pernah menerima daging turban yang dibungkus dalam kemasan kantong plastik warna hitam?

Editor: Edi Sumardi
Ilustrasi 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Ajie mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan kantung plastik hitam untuk membungkus daging kurban.

Isnawa mengatakan, kantung plastik hitam disarankan tidak digunakan karena mengandung zat penyebab kanker.

"Hasil penelitian IPB itu kantong plastik hitam mengandung zat karsinogen, yang berpotensi mengakibatkan kanker. Sangat disayangkan kalau daging kurban yang dibagi menggunakan kantong kresek hitam, nanti terkontaminasi," ujar Isnawa di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (28/8/2017).

Isnawa mengatakan, saat ini sudah tersedia kantung plastik yang lebih ramah lingkungan dan tidak mengandung karsinogen.

Kantung tersebut bisa hancur dalam waktu 6 bulan. 

Namun, harganya memang lebih mahal daripada kantung plastik hitam.

"Mahal sedikit memang, tetapi daripada orang kena kanker kan," ujar Isnawa.

Isnawa mengatakan, tahun ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum menyediakan kantong plastik ramah lingkungan untuk digunakan saat pemotongan hewan kurban.

Saat ini, Pemprov DKI baru melakukan sosialisasi saja.

"Mungkin tahun depan harus disiapkan khusus untuk kantung plastik ramah lingkungan ini, sekarang sifatnya sosialisasi," kata Isnawa.(jessi carina)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved