Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ini Persamaan Komposisi Partai Pengusung Pilgub DKI Jakarta dan Sulsel

Namun, Direktur Kampanye GNH-17 Risman Pasigai, mengatakan Pilgub DKI Jakarta tak sama dengan Sulsel.

Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Anita Kusuma Wardana
MUH ABDIWAN
Pasangan bakal calon Gubernur-Wakil Gubernur Sulsel, Nurdin Halid dan Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar meresmikan posko Induk Rumah Pemenangan NH-Aziz GNH-17, di jalan Penghibur Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (17/8). Rumah pemenangan tersebut akan menjadi posko utama guna menyusun program-program pemenangan Partai Golkar di 24 kabupaten dan kota se-Sulsel pada Pilkada 2018. tribun timur/muhammad abdiwan 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Partai politik mulai menentukan arah dukungannya pada Pemilihan Gubernur Sulsel 2018.

Beberapa partai sudah mengeluarkan rekomendasi, ada juga surat keputusan (SK) pasangan.

Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar sudah mendapatkan usungan dari Partai Golkar. Golkar punya 18 kursi.

Selanjutnya, Nurdin pun mendapatkan dukungan dari PPP versi Djan Faridz.

Komposisi partai pengusung dan pendukung Nurdin Halid mirip dengan partai pengusung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Syaiful Hidayat.

Namun, Direktur Kampanye GNH-17 Risman Pasigai, mengatakan Pilgub DKI Jakarta tak sama dengan Sulsel.

"Janganlah disamakan. Tidak baik, ambilah contoh yang baik. Ahok itu negatif di mata ummat," kata Risman, Selasa (22/8/2017).

Sedangkan, Ichsan YL-Andi Mudzakkar saat sudah mendapatkan rekomendasi dari PPP dan PAN.

Komposisi ini mirip dengan partai pengusung Agus Harimurti Yudhoyono-
Sylviana Murni pada putaran pertama Pilgub DKI Jakarta.

"Tapi tak sama," ujar Ian Latanro, Tim Pemenangan Ichsan YL-Andi Mudzakkar.

Apakah Pemilihan Gubernur Sulsel akan terasa Pilgub DKI Jakarta? (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved