Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Apa Istimewanya Menjadi Paskibra? Ini Kata Pembawa Baki Upacara HUT RI ke-72 di Toraja Utara

Megawati juga membocorkan tips kesuksesannya menjalankan tugas dari Negara ini yakni kesiapan mental dan ramah senyum.

Tayang:
Penulis: Yultin Rante | Editor: Imam Wahyudi
yultin/tribuntoraja.com
Chesyani Shinta Negawati Tulak 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Apa yang istimewa dengan menjadi anggota pasukan pengibar bendera (paskibra)?

Ada banyak jawaban bagi pertanyaan tersebut.

"Seorang pelajar yang berhasil menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera tidak hanya akan mendapatkan teori dan praktek mengenai Peraturan Baris-berbaris (PBB), tapi lebih dari itu," kata salah satu anggota paskibra Toraja Utara yang saat ini masih berstatus pelajar kelas XI IPA SMAN 2 Rantepao, Chesyani Shinta Negawati Tulak, kepada TribunToraja.Com, disela acara perpisahan Paskibra Toraja Utara, di lapangan Bakti Rantepao, Jumat (18/7/2017) siang.

Pelajar yang bertugas membawa baki pada upacara penurunan bendera dalam HUT RI ke - 72 di Toraja Utara ini mengaku mendapatkan berbagai macam pelajaran mengenai pengembangan kepribadian, khususnya dalam hal patriotisme dan nasionalisme.

"Saya sebagai salah seorang Pasukan Pengibar Bendera akan mempunyai ketanggapan secara teknis dan prinsip teguh sebagai bagian dari bangsa," ujar anak ketiga dari pasangn Marthen Tulak dan Jeni Lembang Paliling.

"Di Paskibra sebenarnya sebuah hal sederhana yang memberikan saya potret keterbukaan, yang tidak dibatasi oleh asal sekolah atau anak siapa," ungkap gadis kelahiran Rantepao, 19 Juli 2001 lalu.

Megawati juga membocorkan tips kesuksesannya menjalankan tugas dari Negara ini yakni kesiapan mental dan ramah senyum.

"Kesyukuran atas kesuksesan ini tidak terlepas dari pendidikan dan pelatihan dari para instruktur, serta kekompakan dan kebersamaan saya dengan 74 Paskibra lainnya", tambah pemilik akun media sosial Instagram: chesyanishinta dan Facebook: Chesyani shinta Tulak ini.

Gadis muda yang hobi olahraga ini menyimpulkan pada Paskibra itu adalah pembauran seperti penyatuan para pemuda pada jaman perjuangan bangsa dan negara ini.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved