Warga Kampung Barombong Bantaeng Belum Nikmati Kemerdekaan, Ini Alasannya
Warga yang berada di pegunungan Bantaeng itu hanya menggunakan tenaga pembangkit listrik tenaga air yang dibeli secara swadaya.
Penulis: Edi Hermawan | Editor: Mahyuddin
Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan
TRIBUNBANTAENG.COM, ULUERE - Sebanyak 70 rumah di Kampung Barombong, Desa Bonto Lojong, Kecamatan Uluere, Bantaeng, belum menikmati listrik PLN.
"Dikampung ini ada 70 rumah dan belum ada satupun yang menikmati listrik dari pemerintah," ujar Tokoh Masyarakat setempat, Dg Kai, kepada TribunBantaeng.com, Minggu (13/8/2016).
Warga yang berada di pegunungan Bantaeng itu hanya menggunakan tenaga pembangkit listrik tenaga air yang dibeli secara swadaya.
Penerangan mereka bergantung pada kondisi air, saat masuk musim kemarau listrik tidak mengalir di beberapa rumah warga.
Baca: Protes Jalan Rusak, Warga Barombong Bantaeng Tanam Pohon Pisang di Jalan
"Sisa pembangkit listrik kami andalkan, jadi kalau musim kemarau kami sisa pakai lampu seadanya yang dibuat dari kaleng bekas," tutur Dg Kai.
Kondisi itu diperparah kondisi jalan desa mereka yang berlumpur saat musim hujan.
"Kami ini belum merdeka, pemerintah tidak ada perhatiannya," ucap Dg Kai kecewa. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/bantaeng_20170813_163151.jpg)