Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Semalam Tidak Pulang, Warga Maros Baru Ini Ditemukan Tewas di Pematang Empang

Hamidi menemukan korban dalam posisi tidur terlentang di pematang empang, dengan kondisi sudah tidak bernyawa

Penulis: Ansar | Editor: Suryana Anas
HANDOVER
Kapolsek Lau AKP Ismail dan puluhan warga mendantagi lokasi penemuan mayat di Dusun Sikapaya, Desa Minasa Upa, Kecamatan Bontoa, Maros. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Warga Dusun Sikapaya, Desa Minasa Upa, Kecamatan Bontoa, Maros Sulawesi Selatan, digegerkan dengan penemuan mayat seorang pekerja tambak dengan kondisi tergeletak di tanah, Kamis (10/8/2017) dini hari.

Kapolsek Lau AKP Ismail mengatakan, berdasarkan keterangan pemilik empang Hamidi (37) seorang warga Kapasa, Makassar, korban bernama Sampara (45) dan menjadi salah satu pekerjanya.

"Korban yang berprofesi sebagai pekerja empang ini merupakan warga Dusun Taipa, Desa Majannang, Maros Baru. Jadi malam dia pergi cek empangnya," kata Ismail.

Baca: Blanko e-KTP di Maros Habis, Disdukcapil Butuh Sebanyak Ini

Penemuan mayat ini berawal saat Hamidi melihat motor korban masih terparkir disalah satu rumah warga di Dusun Lempangan, Desa Bonto Lempangan, Bontoa.

Saat itu, Hamidi merasa heran, karena korban belum juga balik dari empang. Saksi lalu memilih untuk berangkat ke lokasi kerja untuk menyusul korban dengan mengendarai perahu dan menyusuri sungai.

"Setelah sampai di Dusun Sikapaya, Desa Minasa Upa, Hamidi menemukan korban dalam posisi tidur terlentang di pematang empang, dengan kondisi sudah tidak bernyawa," ujarnya.

Hamidi panik dan menghubungi saudaranya, Hakim Dg Lewa (47) melalui ponsel dan menyampaikan hal tersebut. Hakim lalu meninggalkan rumahnya di Dusun Mangento, Mandai dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lau.

Personel Polsek Lau yang dipimpin oleh Kapolsek, AKP Ismail mendatangi lokasi dan mengevakuasi korban. Polisi juga telah memasang police line di sekitar lokasi untuk penyelidikan.

"Atas permintaan pihak keluarga, mayat korban langsung dibawa ke rumah duka di Dusun Taipa, Desa Majannang dengan menggunakan ambulans Puskesmas Lau," katanya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban diduga tewas di lokasi kerja disebabkan kelelahan saat memperbaiki jalan pematang empang.

Korban juga memiliki riwayat penyakit asma. Polisi tidak menemukan adanya kejanggalan yang mengarah ketindak pidana. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved