Sekretaris Hanura Sulsel Dorong Vokasi Politeknik
Jadi kami meminta agar Pak Presiden jangan hanya setingkat SMK tapi juga perguruan tinggi Politeknik
Penulis: Abdul Azis | Editor: Ardy Muchlis
Laporan Wartawan Tribun Timur Abdul Aziz Alimuddin
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Sulsel Affandy Agusman Aris meminta pemerintah lebih meningkatkan pendidikan vokasi. Khususnya vokasi perguruan tinggi.
Pendidikan vokasi adalah pendidikan tinggi yang menunjang pada penguasaan keahlian terapan tertentu, meliputi program pendidikan Diploma (diploma 1, diploma 2, diploma 3 dan diploma 4) yang setara dengan program pendidikan akademik strata 1.
"Sekarang ini kan pemerintah mengeluarkan Inpres No 9 Tahun 2016 terkait vokasi kejuruan setingkat SMK. Kita berharap Pak Jokowi mengeluarkan juga Inpres terkait Politeknik. Politeknik kan masuk vokasi," kata Affandy, Rabu (9/8/2017).
"Jadi kami meminta agar Pak Presiden jangan hanya setingkat SMK tapi juga perguruan tinggi Politeknik. Tujuannya untuk menekan angka pengangguran di Indonesia. Itu di bidang pendidikan," tambah Affandy.
Kemudian di bidang kesehatan, lanjut Affandy, program pemerintah berjalan dengan baik.
Hanya saja, dia meminta agar pelayanan daerah-daerah terpencil khususnya perbatasan antara negara lebih maksimal lagi.
"Khusus program pendidikan FGD (full day school) itu tidak disinggung dalam Rapimnas (Hanura). Itu bukan menjadi rekomendasi. Kita hanya menyinggung soal penekanan angka pengangguran," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/affa1_20170619_191755.jpg)