Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Korban Crane Butuh Kepastian dari Raja Arab

Keluhan ini datang dari keluarga almarhum Darwis Rahim Cogge asal Salassae, Kecamatan Bulukumpa, Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Ardy Muchlis
Samsul Bahri/Tribun Timur
Erni Sampe Dosen 

Laporan Tribun Timur, Syamsul Bahri

TRIBUN-TIMUR.COM, BULUKUMBA-- Korban Crane Masjidil Haram di Mekkah membutuhkan kepastian dari pihak Raja Arab Saudi melalui pemerintah Indonesia.

Keluhan ini datang dari keluarga almarhum Darwis Rahim Cogge asal Salassae, Kecamatan Bulukumpa, Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Istri almarhum Darwis Rahim Cogge, Erni Sampe Dosen menyampaikan pihaknya saat ini butuh kepastian.

Baca: VIDEO: Keluarga Korban Crane Bulukumba Siap Bangun Masjid

"Pihak kerajaan Arab Saudi yang ada di Mekkah harusnya memperjelas janji sebelumnya. Kalau ada bilang ada dan cairkan, kalau tidak ada sampaikan juga ke seluruh korban crane di Indonesia," kata Erni Sampe Dosen, Selasa (1/8/2017).

Sebelumnya dijanjikan oleh pihak Raja Arab Saudi ke korban crane yang meninggal akan diberi santunan Rp 3,8 miliar dan yang luka Rp 1,8 miliar.

Korban crane lainnya di Salassae yakni Rosdiana Mudu saat ini masih mengalami trauma yang mendalam.

Demikian juga korban Crane di desa itu seperti Abd Jalil (60) dan Fatmawati (36) masih sering sakit sementara biaya untuk berobat harus ditanggung sendiri.

Peristiwa cren jatuh di Masjidil Haram menyebabakan korban meninggal dan luka sejumlah jamaah haji asal Indonesia tahun 2015 lalu. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved