Ponpes DDI Mangkoso Buka Pendaftaran Santri, Berikut Syarat dan Biayanya
Ponpes DDI Mangkoso memiliki tiga kampus yakni kampus I Mangkoso, Kampus II Putra DDI Tonrongnge dan Kampus III DDI Putri Bulu' Lampang.
Penulis: Akbar | Editor: Hasrul
Laporan Wartawan TribunBarru.com, Akbar HS
TRIBUNBARRU. COM, BARRU - Pendaftaran santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Darud Da'wah wal Irsyad (DDI) Mangkoso untuk tahun ajaran 2017-2018 telah dibuka.
Pendaftaran tersebut dipusatkan di Kampus I Ponpes DDI Mangkoso Jl Amberi Said, Kelurahan Mangkoso, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, Minggu, (2/7/2017).
Baca: Syahbandar Pelabuhan Garongkong Barru Turunkan Ratusan Penumpang KM Awu-awu, Ini Masalahnya
Wakil Ketua Penerimaan santri DDI Mangkoso Muhammad Agus mengatakan, pendaftaran santri yang telah dibuka baik untuk santri maupun santriwati ada tiga tingkatan.
Antara lain tingkatan I'dadiyah, Madrasah Tsanawiyah (Mts) dan Madrasah Aliyah (MA).
"Penerimaan santri kita tahun ini kurang lebih sama dengan tahun sebelumnya, hanya saja jumlah santri yang diterima tahun ini terjadi peningkatan," kata Agus kepada tribunbarru.com.
Baca: Diduga Gelapkan Dana Konsumsi Reuni SMAN 1 Barru, Bahar Dilapor ke Polisi
"Khusus tingkatan I'dadiyah atau kelas dasar yang dijalani selama setahun itu kita hanya menerima 500 orang, sementara tingkatan MTs dan MA tidak dibatasi," ujar Agus menambahkan.
Dia menyebutkan, pendaftaran santri gelombang pertama atau yang dibuka saat ini akan berlangsung selama sepuluh hari mulai tanggal 1 - 10 Juli 2017.
"Santri yang mendaftar hingga hari ini untuk gelombang pertama sudah ada 390, dan jika pendaftar sudah mencapai target 500 maka kita akan buka gelombang kedua," ujar Pimpinan Madrasah I'dadiyah itu.
Baca: VIDEO: Detik-detik Penyelamatan Penumpang Mobil Rush yang Tercebur ke Sungai Segeri, Barru
Agus menjelaskan, bagi santri pendaftar yang tidak ingin melalui tingkatan dasar atau I'dadiyah, maka harus mengikuti tes untuk bisa langsung di tingkatan MTs.
"Tesnya adalah harus baca kitab gundul seperti Fathul Qarib dan Tafsir Jalain, jika santri tidak lulus maka harus melalui Madrasah tingkat dasar atau I'dadiyah selama setahun," ujarnya.
Agus menuturkan, dalam penerimaan santri, pihaknya akan membuka tiga gelombang. Perbedaan dalam penerimaan santri di setiap gelombang yaitu ada pada biaya pendaftarannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/rew-sewrrr-vgft-bvh_20170702_225412.jpg)