Warga Indonesia Berbagi Zakat di Konsuler KBRI Mesir

Dana zakat harta sebagian akan diperuntukan bagi program santunan pendidikan mahasiswa Indonesia di Mesir.

Penulis: Thamzil Thahir | Editor: Mahyuddin
Handover
Pembagian zakat oleh Duta Besar RI untuk Mesir, Helmy Fauzy, kepada 696 orang mustahiq (yang berhak menerima zakat), di Gedung Konsuler KBRI Nasr City, Cairo. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Guna menyempurnakan ibadah puasa Ramadan, setiap muslim yang mampu wajib mengeluarkan zakat.

Hal ini juga dilakukan oleh para WNI di Mesir, yang mengumpulkan zakatnya melalui panitia bersama KBRI Cairo, Masjid Indonesia Cairo, BWAKM, PPMI dan Wihdah.

Pembagian zakat ini dilakukan secara resmi oleh Duta Besar RI untuk Mesir, Helmy Fauzy, kepada 696 orang mustahiq (yang berhak menerima zakat), di Gedung Konsuler KBRI Nasr City, Cairo.

Para mustahiq ini sebagian besar adalah mahasiswa Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Cairo.

Tercatat jumlah zakat yang terkumpul sebesar EGP 142,019.00, setara USD 7,894.00 atau Rp 105 juta lebih.

Jumlah muzakki 1573 orang, jumlah mustahiq 696 orang.

Setiap penerima zakat berhak mendapatkan dana zakat sebesar EGP 100.

Dana zakat harta sebagian akan diperuntukan bagi program santunan pendidikan mahasiswa Indonesia di Mesir.

Dana infaq sedekah sebagian akan disisihkan untuk membiayai mahasiswa yang sakit dan operasional Masjid Indonesia Cairo.

"Solidaritas kita sesama warga dan Diaspora Indonesia sangat kuat terbukti dengan kesetiakawanan yang dibangun antar sesama dengan saling memberikan dukungan dan membantu yang sakit," kata Dubes Helmy.

Baca: Innalillah, Warga Solo Meninggal Saat Hendak Bayar Zakat Fitrah di Dua Boccoe Bone

Dubes Helmy juga menyampaikan, para pelajar dan mahasiswa paling berhak mendapatkan zakat karena memenuhi kategori 8 golongan yang berhak menerima zakat.

Pelajar adalah fi sabilillah, yang berjalan di jalan Allah dan menuntut ilmu, Ibn Sabil dan juga termasuk dalam golongan faqir miskin.

Tarmizi Tahir yang mewakili Persatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia (PPMI) Mesir menuturkan, zakat adalah salah satu dari lima pilar (Rukun Islam) yang menegakkan bangunan Islam.

Zakat merupakan suatu bentuk ibadah yang mempunyai keunikan tersendiri, karena di dalamnya terdapat dua dimensi sekaligus, yakni dimensi kepatuhan atau ketaatan kepada Allah swt.

Dan sekaligus dimensi kepedulian terhadap sesama manusia.

"Dengan membayar zakat maka kita akan memeroleh keberuntungan yg berlipat ganda, mensucikan harta dan memupuk jiwa persaudaraan. PPMI senantiasa akan mendukung untuk kerja bersama ini," ucap Tarmizi.

Selain menyelenggarakan kegiatan pembagian zakat, selama Ramadan KBRI Cairo juga aktif menyelenggarakan pembagian makanan berbuka puasa kepada warga Mesir.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved