Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

7 Hal Tentang Anak Raja Salman Putera Mahkota Saudi yang Baru, Nomor 6 dan 7 Sungguh Tak Diduga

Pengangkatan Mohammed bin Salman, anak Raja Salman, sebagai putera mahkota Arab Saudi, menimbulkan

Tayang:
Editor: Edi Sumardi
SAUDISHEIKH.COM
Mohammed bin Salman 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pengangkatan Mohammed bin Salman, anak Raja Salman, sebagai putera mahkota Arab Saudi, menimbulkan sejumlah pertanyaan karena langkah ini melawan tradisi, dan sang poutera mahkota baru dipandang kurang berpengalaman.

Pengamat Timur Tengah, Smith Al Hadar dari Indonesian Society for Middle East Studies (ISMES) memandang kemungkinan dementia (gangguan ingatan) dan ambisi kekuasaan melatar belakangi tindakan Raja Salman.

"Raja Salman ini sebenarnya sudah kehilangan kemampuan untuk memerintah karena dia menderita dementia, penyakit hilang ingatan dalam jangka pendek. Penyakitnya ini dan ambisinya untuk menegakkan keluarga dia untuk memerintah Arab Saudi, telah membuatnya kehilangan kepekaan."

Sementara itu Dina Y Sulaeman, direktur Indonesia Center for Middle East Studies (ICMES) memandang pengaruh anak-anak yang menjadi alasan keputusannya.

"Saya pikir lebih karena dipengaruhi anaknya. Beliau sudah tua dan kelihatannya sudah mengalami insecure, sudah mengalami rasa tidak aman. Apalagi konflik juga sangat banyak. Saya kira tidak (karena dementia)."

Raja Salman bin Abdul Aziz yang saat ini berumur 82 tahun, sebelumnya adalah Gubernur Riyadh selama 48 tahun.

Tetapi siapakah sebenarnya Mohammed bin Salman?

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz.
Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz. (BANDAR AL-JALOUD/SAUDI ROYAL PALACE/AFP)

1. Anak Raja

Mohammed bin Salman adalah anak raja Saudi dari istri ketiga, dari dua belas bersaudara.

Pria berumur 31 tahun ini dikenal cerdas tetapi kurang berpengalaman.

Pada tahun 2015, dia dipromosikan sebagai wakil putra mahkota. 

Mohammed bin Salman dikenal sebagai seseorang yang emosional, populer di kalangan anak muda dan mengenyam pendidikan di Barat, kata Dina Y Sulaeman.

"Memang masih sangat muda, Pernah mengalami pendidikan di negara Barat. Memang dikenal sebagai orang yang impulsif, jadi emosional. Populer di kalangan anak muda di Saudi. Januari 2015, dia akhirnya diangkat sebagai menteri pertahanan."

2. Ketergantungan dari minyak

Sebagai ketua Dewan Ekonomi dan Pembangunan, Mohammed dipandang berhasil dalam menghasilkan konsep Vision 2030, seperti dikatakan pengamat Timur Tengah, Smith Al Hadar.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved