Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Besar di Panti Asuhan, Kini Jadi Pegawai di STIKES Muhammadiyah Sidrap

Orangtua yang hidup pas-pasan, membuatnya membulatkan tekad untuk tinggal di panti asuhan.

Penulis: Amiruddin | Editor: Mahyuddin
amiruddin/tribunsidrap.com
Siti Nurbaya, gadis kelahiran Sidrap 30 Desember 1992. 

Laporan Wartawan TribunSidrap.com, Amiruddin

TRIBUNSIDRAP.COM, MARITENGNGAE - Tinggal dan besar di panti asuhan bukan keinginannya sejak kecil.

Namun, niat untuk dapat bersekolah yang mengantarkannya hingga menjadi salah seorang penghuni Panti Asuhan Sejahtera Aisyiyah Sidrap.

Sebuah panti asuhan yang berada di Jl Landaung, No 2, Kelurahan Lautang Benteng, Kecamatan Maritengngae, Sidrap

Namanya Siti Nurbaya, gadis kelahiran Sidrap 30 Desember 1992.

Anak ketiga dari tujuh bersaudara itu nekat meninggalkan kampungnya di Desa Compong, Kecamatan Pitu Riase, Sidrap, meski tak mendapat izin dari orangtuanya.

"Saya masuk ke panti ini sekitar Juni 1999. Orangtua sebelumnya tidak mengizinkan, tapi saya nekat pergi karena ingin sekolah seperti teman-teman lainnya," kata Nurbaya kepada TribunSidrap.com, Rabu (21/6/2017).

Baca: Honda RC213V-S Milik Marquez dan Pedrosa Bakal Hadir di Sidrap

Orangtua yang hidup pas-pasan, membuatnya membulatkan tekad untuk tinggal di panti asuhan.

Keduanya kini mulai sakit-sakitan, namun masih memaksakan diri bertani demi menghidupi keluarganya.

Selama di panti asuhan, ia disekolahkan sejak SD hingga menyandang gelar sarjana.

Semua biaya ditanggung oleh panti asuhan yang didirikan sejak tahun 1978 itu.

"Di kampung saya dulunya tidak ada SMP dan SMA, makanya kalau mau sekolah harus tinggalkan kampung. Alhamdulillah saya bertemu orang-orang berhati mulia, yang mau mendidik dan menyekolahkan saya," kata putri pasangan Payura dan Haliyah itu.

Selama sekolah, tak jarang ia diejek oleh rekan-rekannya yang usil, karena ia seorang anak panti.

"Sering saya diejek, kalau anak panti asuhan itu hanya makan ikan kering. Image kami sebagai anak panti itu, rendah di mata sebagian orang," kata Nurbaya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved