Pilgub Sulsel 2018
Sosialisai Belum Maksimal, 30 Persen Pemilih Tidak Tahu Akan Ada Pilgub 2018
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Enrekang, Rahmawati Karim, mengakui sosialisasi memang belum maksimal.
Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Hasrul
Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, Muh Aziz Albar
TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG-- Berdasarkan hasil survey Poltracking Indonesia masih ada 30 persen responden belum tahu akan ada Pilkada Gubernur 2018 mendatang.
Menanggapi hal itu, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Enrekang, Rahmawati Karim, mengakui sosialisasi memang belum maksimal.
Hal itu dikarenakan, masih belum ada peluncuran jadwal tahapan resmi Pilkada serentak 2018 oleh KPU pusat.
Baca: JSI Akui Sudah Lakukan Survei Jelang Pilgub Sulsel 2018
Sehingga pihaknya belum bisa lakukan sosialiasi secara massif menyentuh seluruh masyarakat.
"Memang kita belum maksimalkan sosialisasi karena belum ada tahapan, tapi selama ini kita sudah lakukan kampanyekan pemilu jujur dan pelatihan di masyrakat," kata Rahmawati kepada TribunEnrekang.com, Rabu (14/6/2017).
Baca: Di Pangkep Salat Idul Fitri 1438 H Dipusatkan di Stadion Andi Mappe
Dia menjelaskan, selain faktor tersebut, sosialiasi selama ini juga kadang terkendala ke daerah pelosok karena masalah akses transportasi.
Meski begitu, pihaknya akan berupaya melakukan sosialisasi hingga ke pelosok desa untuk meningkatkan animo pemilih.
Baca: Jalan Menuju Kantor KPU dan BNN Kota Palopo Becek dan Berlubang
"Apalagi jika jadwal tahapan Pilkada 2018 sudah diluncurkan mulai hari ini, sehingga sosialisasi kita akan gencarkan," ujar Rahmawati.
Dia berharap, penyelenggaraan Pilkada serentak 2018 bisa berjalan lancar, meningkat dan sesuai asas pemilu yang ada.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/komisioner-kpu-enrekang-rahmawati-karim_20170614_124404.jpg)