Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

CITIZEN REPORTER

Bosowa Semen Wujudkan Desa Peduli Perempuan dan Layak Anak

Disosialisasikan dalam dialog Penguatan Karakter Perempuan Melalui Kegiatan Pendampingan Kelompok Wanita Tani (KWT)

Penulis: CitizenReporter | Editor: Suryana Anas
CITIZEN REPORTER
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Maros menyosialisasikan program Desa Peduli Perempuan dan Layak Anak dalam dialog Penguatan Karakter Perempuan Melalui Kegiatan Pendampingan Kelompok Wanita Tani (KWT) desa Baruga dan Tukamasea, Kamis (8/6/2017). 

Citizen Reporter, Muthmainnah Amri, External Relation Bosowa Semen Melaporkan dari Maros

TRIBUN-TIMUR.COM - Bosowa Semen turut mengambil bagian dalam program Desa Peduli Perempuan dan Layak Anak.

Program yang digagas Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Maros tersebut disosialisasikan dalam dialog Penguatan Karakter Perempuan Melalui Kegiatan Pendampingan Kelompok Wanita Tani (KWT) desa Baruga dan Tukamasea, Kamis (8/6/2017).

Dialog tersebut dihadiri perwakilan 13 KWT dari dua desa tersebut. Sekretaris PPPA Maros, Muh Idrus mengatakan dalam merealisasikan hal tersebut pihaknya harus berjejaring dengan perusahaan.

Baca: Safari Ramadan, Bosowa Semen Sumbang 100 Zak di Mandai

Maka pihaknya menggaet PT Semen Bosowa Maros perihal kerjasama yang akan dilengkapi dengan penandatanganan kerjasama.

"Kenapa kita harus berjejaring karena jangkauan pemerintah terbatas. Jumlah penduduk di Maros sekitar 333 ribu dan kebanyakan perempuan dan anak. Nah ini yang membutuhkan penanganan khusus. Apalagi setiap tahun kekerasan pada anak meningkat," ujarnya.

Ia menambahkan salah satu peran masyarakat di UU perlindungan anak yakni ikut aktif mensosialisasikan hak anak. Ketika akan diintervensi untuk melibatkan persoalan anak dan tumbuh kembang, akan dibekali pola asuh anak di keluarga.

"Kita juga akan mengkaji apa apa program Bosowa untuk perempuan dan anak," ujarnya.

Community Development Bosowa Semen, Nur Alang mengatakan membina KWT merupakan salah satu realisasi Desa Peduli Perempuan yang bisa dijadikan pilot project. Sebab selama ini pihaknya sudah membina KWT bekerjasama dengan Dinas Pertanian Maros.

"Ini juga merupakan salah satu tanggungjawab sosial perusahaan yang memberdayakan warga ring 1 pabrik untuk membina perempuan," ujarnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved