Ancaman Serangan Ransomware
Kepala BI Sulsel: Belum Ada Laporan Perbankan Terserang Virus Ransomeware
Wiwiek mengatakan perbankan memiliki ahli teknologi informasi yang sudah mumpuni dan sangat kompeten.
Penulis: Ardy Muchlis | Editor: Ina Maharani
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan Wiwiek Sisto Widayat mengungkapkan belum mendapatkan informasi terkait perbankan yang terserang virus Ransomeware WannaCry.
"Sampai sore ini kami belum dapay laporan dampak virus tsb dalam jaringan keneksitas perbankan," jelas Wiwiek Sisto Widayat kepada Tribun Timur via pesan WhatsApp, Senin (15/5).
Wiwiek mengatakan perbankan memiliki ahli teknologi informasi yang sudah mumpuni dan sangat kompeten.
Oleh karena itu pihaknya tidak mengeluarkan himbauan khusus terkait bahaya virus ini.
"Sehingga Perbankan mampu melakukan upaya pencegahan yang baik dalam menghadapi serangan virus ini," kata Wiwiek.
Untuk diketahui, WannaCry menyerang sedikitnya 16 rumah sakit di Inggris dan telah meneror sekitar 99 negara dalam waktu singkat. Serangan ini masih ada kemungkinan akan menyebar lebih luas.
Menurut ID-SIRTII, Wannacry mengincar PC berbasis Windows yang memiliki kelemahan atau celah terkait fungsi SMB yang dijalankan di komputer.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/bank-indonesia_20170104_212316.jpg)