Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kejam! Sempat Bermesraan, Nenek ini Kemudian Dicekik hingga Tewas di Tangan Pacar Berondongnya

Bagaimana tidak, ia dipacari seorang berondong bernama Perinando Simangunsong yang usianya 30 tahun lebih muda dari sang nenek.

Editor: Edi Sumardi
LENSAINDONESIA.COM
Ilustrasi meninggal dunia. 

MEDAN, TRIBUN-TIMUR.COM - Nasib malang menimpa Agustina Sitorus (67).

Bagaimana tidak, ia dipacari seorang berondong bernama Perinando Simangunsong yang usianya 30 tahun lebih muda dari sang nenek.

Keduanya menjalin hubungan selama enam bulan.

Sayang, jalinan asmara keduanya harus berakhir tragis dengan meninggalnya Agustina di tangan kekasihnya itu.

"Saya dan korban ini sudah pacaran enam bulan lalu, awalnya dikenali saudara bulan 11 (November 2016) lalu, mulai dari situ sering telepon-teleponan. Malah dia yang sering nelepon saya duluan," ucap Perinando dari balik sebo yang dipakainya, Selasa (2/5/2017), sebagaimana dikutip dari Tribun Medan.

Pembunuhan tragis yang dilakukan Nando pada Agustina dilatarbelakangi oleh rasa kesal.

Pasalnya, Agustina sempat menjanjikan akan memberi uang Rp 4 juta pada Nando.

Sebelum tragedi pembunuhan itu, korban dijemput tersangka dengan mobil rental Toyota Avanza BK 1703 LN.

Mereka pun menuju perkebunan karet di Galang, Deliserdang, Sumatera Utara.

Setibanya di perkebunan tersebut, Nando dan Agustina bermesraan dalam mobil.

Setelah itu mereka berdua saling bercerita dan tersangka sempat meminjam uang kepada korban namun tak disanggupi dengan alasan tidak memiliki uang.

Tak cuma itu, pelaku juga mencoba merebut cincin yang dikenakan korban.

"Korban sempat berkata akan mengadukan perilaku tersangka kepada anaknya, karena Perinando mau merampoknya," ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol Nurfallah.

Nurfallah pun mengatakan tersangka kesal lantaran disebut sebagai perampok hingga menjerat leher si nenek menggunakan sabuk pengaman.

"Diduga karena kesal disebut demikian membuat tersangka langsung menjerat leher korban dengan tali sabuk pengaman," jelas dia.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved