Tribun Millenial
Bagi Perempuan Asal Jeneponto ini, Tanpa Pendidikan Maka Hidup akan Pincang
Seperti yang diungkapkan salah satu mahasiswi Program Pasca Sarjana (PPS) Universitas Negeri Makassar (UNM), Sumiaty.
Penulis: Sukmawati Ibrahim | Editor: Ina Maharani
Laporan Wartawan Tribun Timur, Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Setiap tanggal 2 Mei diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).
Hardiknas ditetapkan oleh pemerintah Indonesia untuk memperingati kelahiran Ki Hajar Dewantara sebagai pelopor pendidikan.
Yup, pendidikan sangat penting untuk kemajuan bangsa ini.
Seperti yang diungkapkan salah satu mahasiswi Program Pasca Sarjana (PPS) Universitas Negeri Makassar (UNM), Sumiaty.
Baca: Syahrul Yasin Limpo: Pendidikan Mesti Sesuai Zaman
Baca: Bupati Toraja Utara: Kita Tingkatkan Pendidikan Daerah Pelosok
Perempuan asal Jeneponto mengatakan, tanpa pendidikan maka hidup akan terasa pincang.
"Pendidikan sangat perlu bagi kita semua, karena tanpa itu semua maka kehidupan akan terasa pincang," kata perempuan 22 tahun pada tribun-timur.com, Selasa (2/5/2017).
Selain itu perempuan yang akrab disapa Umhy menambahkan, ketika dalam kehidupan tidak peduli pendidikan maka sangatlah merugi.
"Rugi sekali pokoknya kalau tidak ada pendidikan, khususnya generasi muda," jawab perempuan yang menyelesaikan pendidikan S1 di UIN Alauddin Makassar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/universitas-negeri-makassar-u_20170502_115224.jpg)