Empat Hari Usai 'Serang' Ponakan JK, Suami Putri Luhut Panjaitan Diangkat Jadi Wadan Paspampres
Paulina Panjaitan, putri Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI, Luhut Binsar Panjaitan sedang menjadi sorotan facebookers
TRIBUN-TIMUR.COM - Paulina Panjaitan, putri Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI, Luhut Binsar Panjaitan sedang menjadi sorotan facebookers lantaran status pada akunnya pada Facebook bernama Uli Panjaitan.
Dalam statusnya yang di-posting sejak Jumat (21/4/2017), Uli, demikian sapaan putri sulung Luhut dengan Devi Simatupang, mengeritik Erwin Aksa, ponakan Wakil Presiden RI, Muhammad Jusuf Kalla.
Uli mengeritik Erwin lantaran meminjamkan helikopter untuk calon Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan saat hendak ke Balai Kota Jakarta, Jumat pekan lalu, menemui Gubernur DKI Jakarta petahana, Basuki Tjahaja Purnama.
Sejumlah pihak sempat mengira jika helikopter yang terbang dari RS Siloam di Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, ke Hotel Aryaduta, Tugu Tani, Jakarta Pusat, milik taipan James Riyadi.
Baca: Tulisannya Mengejek Seperti ini, Karangan Bunga untuk Ahok Dirusak
Saat ditanya soal siapa pemilik helikopter itu, Erwin menyebut bukan milik James, tapi milik "pengusaha pribumi".
Uli pun tak sependapat jika Erwin menyinggung soal "pribumi".
"Erwin Aksa ini aneh. Saya ngga pikirin Kalau pak Anies mau pakai helicopter kek, mau pakai jet kek, mau pakai oplet kek, Urusan dia kali. Saya juga dulu mau beli heli waktu di Grup I Kalau ngga dilarang suami buat kerja ke Jakarta dari Serang.
Baca: Disebut Pesan Sendiri 1.200 Karangan Bunga, Ahok Tunjuk-tunjuki Wartawan
Saya punya MASALAH dengan omongan Erwin Aksa yang bilang, helicopter ini milik pengusaha pribumi. Huh?
Jadi kalau heli pribumi ngga papa, Kalau heli Cina ngga boleh?
Sumpah, bangsa Kita bisa pecah Kalau orang yg masih ngomong SARA seperti ini. Memalukan!"
Menanggapi status Uli pada Facebook, Erwin balik menyesalkan.
Baca: Putri Luhut Panjaitan Nyiyir Helikopter Ponakan JK untuk Anies hingga Muncul Kata-kata ‘Kampret’
Menurut Chief Executive Officer Bosowa Corporation ini, tak etis melontarkan kata-kata bernada hujatan melalui media sosial.
"Kiranya semua pihak terutama keluarga pejabat negara agar menjaga kata-katanya. Tak baik mengeluarkan kata-kata kasar untuk menyudutkan pihak tertentu," kata putra sulung konglomerat Aksa Mahmud ini.
Erwin meminta Uli menjaga etika di hadapan publik sebab suaminya seorang petinggi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/paulina-panjaitan-ok_20170428_134534.jpg)