Menolak Diajak Berhubungan Badan, Mirna Tewas Ditikam 14 Kali di Penginapan

Tubuh Mirna binti Syarkowi bersimbah darah, tergeletak kaku di dalam sebuah kamar penginapan siang malang

Menolak Diajak Berhubungan Badan, Mirna Tewas Ditikam 14 Kali di Penginapan
TRIBUN SUMSEL/DEFRI IRAWAN
Personel Polres Banyuasin membekuk tersangka pembunuhan kekasihnya dengan 14 tusukan di sebuah penginapan di kawasan Nagoya, Kota Batam, Kepulauan Riau, Senin (23/4/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Sumsel, Defri Irawan

BANYUASIN, TRIBUN-TIMUR.COM - Tubuh Mirna binti Syarkowi bersimbah darah, tergeletak kaku di dalam sebuah kamar penginapan siang malang di Betung.

Ada 14 luka di tubuhnya.

Personel Polres Banyuasin menangkap pembunuhnya, Sukri bin Ali (41), buruh serabutan yang tercatat sebagai warga Jalan Pangeran Ratu RT 30 RW 09 Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Kapolres Banyuasin AKBP Andri Sudarmadi saat jumpa pers di Polres Banyuasin, Rabu (26/4/2017), memastikan pelaku tega menghabisi korban karena terbakar api cemburu.

Pembunuhan kasus ini dipicu oleh tersangka yang lebih dahulu menyewa penginapan siang malam di Betung pada Jumat (14/4/2017) sudah berjanji ingin bertemu korban di sana.

Korban dari Babat Toman, Musi Banyuasin, kemudian datang ke penginapan untuk menemui tersangka.

"Mereka ini sebelumnya sudah janjian akan bertemu. Kemudian dipilihnya penginapan siang malam di Betung sebagai tempat pertemuan," ujar Andri.

Korban kemudian datang ke penginapan.

Pada Jumat sore sekitar pukul 17.00 WIB keduanya pesta sabu di dalam kamar yang dibawa korban dari Babat Toman.

Halaman
123
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved