Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Supomo Guntur Meninggal Dunia

Ilham Arief Sirajuddin: Selamat Jalan Pak Supomo, Sungguh Saya Sangat Kehilangan

Saya sangat tersiksa karena tidak bisa mengantar jenazah beliau untuk terakhir kali. Apalagi almarhum, bagi saya, sudah saya anggap sebagai kakak.

Tayang:
Editor: Ilham Mangenre
Ilham Arief Sirajuddin: Selamat Jalan Pak Supomo, Sungguh Saya Sangat Kehilangan - ilham-arief-sirajuddin-4567_20170425_154937.jpg
ist
Ilham Arief Sirajuddin dan Supomo Guntur semasa memimpin Kota Makassar
Ilham Arief Sirajuddin: Selamat Jalan Pak Supomo, Sungguh Saya Sangat Kehilangan - memimpin-upacara-pelepasan_20170423_213703.jpg
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Wali Kota Makassar, Danny Pomanto memimpin upacara pelepasan jenazah Wakil Wali Kota Makassar periode 2009 – 2014, Supomo Guntur, di rumah duka jalan Dg Tata 1, Minggu (23/4/2017).

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung, Wali Kota Makassar 2004-2014 Ilham Arief Sirajuddin (IAS) mengirimkan ucapan duka atas meninggalnya Supomo Guntur.

Melalui keluarga, berikut surat dukacita IAS atas kepergian mantan pasangannya itu.

"SELAMA menjalani masalah hukum yang sedang mendera saya, ada satu hal yang paling saya takuti setiap waktu.

Hal itu adalah ketika ada berita soal teman, sahabat, atau keluarga yang tertimpa musibah. Baik itu sakit, apalagi kematian.

Mengapa? Karena hal itu bukan hanya menimbulkan rasa kehilangan yang sangat mendalam. Batin saya pun akan ikut tersiksa karena tidak bisa datang membesuk.

Saya tidak bisa datang berbela sungkawa sebagaimana menjadi kebiasaan saya selama ini. Itu menyiksa saya.

Rasa sedih ini juga saya alami saat mendengar kabar duka, Pak Supomo Guntur berpulang ke Rahmatullah.

Saya sangat tersiksa karena tidak bisa mengantar jenazah beliau untuk terakhir kali. Apalagi almarhum, bagi saya, sudah saya anggap sebagai kakak.

Begitu banyak jasa dan kontribusi telah almarhum berikan kepada saya selama sepuluh tahun memimpin Kota Makassar.

Tidak ada prestasi yang saya raih, tanpa bantuan dari beliau. Baik bantuan secara pribadi maupun kedinasan.

Karena itu, kepergian Pak Supomo, sungguh membuat saya merasa sangat kehilangan.

Meski saya tidak kuasa hadir, izinkan saya berbela sungkawa melalui surat ini.

Teriring permohonan maaf dan harapan semoga keluarga yang ditinggalkan tabah, sabar, dan istiqamah menerima cobaan ini.

Mari mengikhlaskan kepergian beliau.

Saya tahu persis, beliau orang baik, penuh konsistensi, dan berkarakter.

Semua yang dimiliki almarhum membuat saya sangat tertolong.

Baik saat beliau masih menjabat Sekda apatah lagi saat menjadi wakil wali kota mendampingi saya."

Wassalamu Alaikum Wr Wb

Suka Miskin, 24 April 2017

Ilham Arief Sirajuddin

Supomo wakil wali kota Makassar periode kedua IAS memimpin Makassar 2009-2014.

Ilham Arief Sirajuddin dan Supomo Guntur
Ilham Arief Sirajuddin dan Supomo Guntur semasa memimpin Kota Makassar 

Karaeng Sewang sapaan Supomo Guntur meninggal dunia di Makassar, Sabtu (22/4/2017).

Jenazah dimakamkan di pekuburan keluarga, Desa Bontomate'ne, Kecamatan Turatea, Jeneponto, Minggu.

Baca: Supomo Guntur Dimakamkan di Bontomatene Jeneponto

Suasana pemakaman mantan Wawali Makassar, Supomo Guntur, di Dusun Bungloe Deaa Bontomate'ne, Kecamatan Turatea, Jeneponto, Minggu (23/04/2017) siang.
Anggota DPR RI Aliyah Mustika (jilbab biru dekat Wali Kota Makassar Danny Pomanto) di pemakaman mantan Wakil Wali Kota Makassar Supomo Guntur, Dusun Bungloe Deaa Bontomate'ne, Kecamatan Turatea, Jeneponto, Minggu (23/04/2017) siang. (muslimin/tribunjeneponto.com)

Istri IAS, Aliyah Mustika, datang melayat sekaligus mengantar jenazah Supomo ke pemakaman. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved