Gugurnya 8.700 Tentara Australia dan 2.700 Tentara Selandia Baru di Turki Dikenang di Makassar
Namun, kedatangan mereka perlawanan sengit dari tentara Ottoman diperintahkan oleh Mustafa Kemal (Atatürk).
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Kali kedua dalam dua tahun terakhir, Konsulat Jenderal Australia menggelar Australia and New Zealand Army Corps (ANZAC) Day di Makassar.
ANZAC Day Hari dimana pada hari tersebut kedua negara itu memperingati perjuangan para pahlawan atau veteran yang gugur dalam tugasnya di medan perang terutama pada pertempuran Gallipoli tahun 1915 yang lalu.
ANZAC Day diperingati setiap tanggal 25 April yang menandai pendaratan pasukan Australia dan Selandia Baru di Gallipoli, Turki.
Gallipoli adalah semenanjung terletak di Thrace Timur (Turki bagian Eropa), yang berbatasan dengan Laut Aegea di barat dan selat Dardanelles di timur.
Tahun ini adalah peringatan ke-102 tahun peristiwa tersebut.
Peringatan ANZAC Day dilakukan dalam bentuk upacara fajar atau saat matahari terbit --bersamaan waktu pendaratan--, serentak di Australia, Selandia Baru, maupun di negara lain di luar benua Australia, termasuk di Indonesia.
Di Makassar, upacara fajar berlangsung di teras Hotel Four Points by Sheraton, Jalan Landak Baru, Selasa (25/4/2017).
Beda dengan lazimnya upacara di Indonesia yang berlangsung di lapangan.
Sebelumnya, tepat setahun lalu, juga berlangsung di tempat yang sama.
Upacara dimulai pada pukul 06:00 hingga sekitar pukul 06:30 yang dipimpin Konsul Jenderal Australia di Makassar, Richard Mathews
Selama upacara, tak ada hormat menggunakan tangan, melainkan yang ada adalah mengheningkan cipta, pengibaran bendera setengah tiang, pembacaan doa, ucapan penghargaan, pembacaan puisi, dan menyanyikan lagu kebangsaan Australia 'Advance Australia Fair'.
"Anzac Day menjadi momentum dimana kita merenungkan betapa beruntungnya kita hidup dalam suasana penuh kedamaian dibanding para pendahulu kita yang melewati hari-harinya penuh kelam karena diwarnai peperangan," kata Richard dalam kata sambutannya.
Lanjut, kata dia, "Ini adalah hari ketika kita merenungkan bagaimana perjuangan angkatan bersenjata bekerja dalam situasi berbahaya dan menjaga perdamaian, namun diusik oleh konflik dari dalam."
Aksi militer terbesar yang melibatkan angkatan bersenjata Australia dan Selandia Baru dilakukan saat Perang Dunia I.
Tanggal 25 April 1915 atau 102 tahun lalu, ANZAC mendarat di Gallipoli, Turki.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/logo-australia_20160428_172458.jpg)