Pemkab Enrekang Klaim 'Rajai' Pasar Bawang di Indonesia, Ini Alasannya
Menurutnya, stok bawang merah Enrekang saat ini mencapai 40 ribu ton untuk periode Maret hingga April 2017.
Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Mahyuddin
Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, Muh Azis Albar
TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Pemerintah Kabupaten Enrekang mengklain sebagai penghasil bawang merah terbesar di Indonesia.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian Enrekang, Arsil Bagenda, kepada TribunEnrekang.com, Senin (24/4/2017).
Menurutnya, stok bawang merah Enrekang saat ini mencapai 40 ribu ton untuk periode Maret hingga April 2017.
"Saat ini kita menjadi penghasil bawang merah terbesar menggeser, Bima, Brebes dan Nganjuk," kata Arsil Bagenda.
Baca: Ketua Muhammadiyah Enrekang Wakafkan Tanah untuk Pesantren
Arsil menjelaskan, faktor melimpahnya produksi bawang merah Enrekang karena adanya perluasan area pertanian bawang.
Dulunya hanya di Kecamatan Anggeraja, sekarang sudah mulai merambah di Baraka, Malua, Buntu Batu dan Masalle.
"Sementara di daerah penghasil bawang lainnya, banyak yang gagal panen, sehingga bawang Enrekang yang kini rajai pasaran Indonesia," ujar Arsil Bagenda.(*)
Baca: Belum Lunas, Segini Harga Kalung Kesehatan Milik Kadis Pertanian Enrekang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kadis-pertanian-enrekang_20170424_224454.jpg)