Selayar Anggarkan Rp 3 M, untuk Puskesmas di Pulau Terluar
Penempatan itu dapat dijangkau oleh Jinato, Pasi'tallu, Latondu, Tarupa dan Rajuni akan mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih nyaman.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Ina Maharani
Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri
SELAYAR, TRIBUN - Pihak Pemkab Selayar, Sulawesi Selatan mempersiapkan anggaran untuk tenaga dokter, perawat dan bidan di wilayah kepualuan.
Jumlah anggaran yang dipersiapkan itu sebesar Rp 3 miliar lebih dari APBD Tahun 2017 tahun ini. Pulau yang dimaksud itu adalah Pulau Takabonerate.
Menurut Bupati Selayar Basli Ali bahwa selama ini di daerah itu mengeluhkan biaya rumah sakit yang mahal. Sebab mereka harus ke wilayah daratan Selayar di kota Benteng baru dapat berobat karena di pulau itu tak ada dokter, perawat dan bidan yang memadai termasuk fasilitas dan tempat tinggalnya.
"Selama ini untuk berobat ke RSUD harus sewa kapal yang mahal. Selain mahal juga harus menempuh perjalanan antara tujuh hingga 24 jam," kata Basli Ali kepada Tribunselayar.com, Rabu (12/4/2017).
Atas masalah itu pihaknya menyiapkan tahun ini anggaran sebesar Rp 3 miliar untuk membangun Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Khusus rujukan di Pulau Rajuni.
Penempatan itu dapat dijangkau oleh Jinato, Pasi'tallu, Latondu, Tarupa dan Rajuni akan mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih nyaman.
Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Selayar, Husaini menambahkan bahwa dananya sudah disiapkan tahun ini. " Dananya sudah terakomodir dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2017 ini. Yakni sebesar Rp 3 miliar. Sudah termasuk perumahan dokter, perawat dan bidan," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/muh-basli-ali-berbincang_20170412_123834.jpg)