Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Peresmian Kodam XIV Hasanuddin

IYL Diskusi Sejarah Sultan Hasanuddin Bareng Ketua KNPI Sulsel

Bupati Gowa periode 2005-2015 ini memang menjadikan Sultan Hasanuddin sebagai panutan.

Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Suryana Anas
HANDOVER
Ichsan Yasin Limpo (dua dari kiri) berdiskusi dengan Imran Eka Saputra (ujung kanan), Ketua KNPI Sulsel, pada upacara perubahan nama Kodam VII Wirabuana menjadi Kodam XIV Hasanuddin di Lapangan Karebosi, Makassar, Jl Ahmad Yani, Makassar, Sulsel, Rabu (12/4/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Ichsan Yasin Limpo, Ketua Wanhat FKPPI Sulsel, berdiskusi dengan Imran Eka Saputra, Ketua KNPI Sulsel, pada perubahan nama Kodam VII Wirabuana menjadi Kodam XIV Hasanuddin di Lapangan Karebosi, Makassar, Jl Ahmad Yani, Makassar, Sulsel, Rabu (12/4/2017).

Terlihat juga Sekretaris KNPI Sulsel Elly Oschar dan Wakil Ketua KNPI Sulsel Imran Asgar.

"Kami banyak diskusi tentang sejarah Sultan Hasanuddin, lama saya membahas sejarah pahlawan nasional itu, " kata Imran.

Imran juga mengakui Ichsan Yasin Limpo paham sejarah Sultan Hasanuddin.

Bupati Gowa periode 2005-2015 ini memang menjadikan Sultan Hasanuddin sebagai panutan.

Baca: Siapa Sih Pasangan yang Berani Tantang Agus AN, IYL, dan NH Ini?

Baca: Salam Punggawa, Ini Pesan Amien Rais ke IYL

Ketika menjadi Bupati Gowa, lukisan Sultan Hasanuddin terpampang di ruangannya.

Hingga saat ini, Sultan Hasanuddin pun masih terpampang di ruangan Bupati Gowa.

Bahkan, pahatan wajah Sultan Hasanuddin terpampang di gerbang masuk Kabupaten Gowa dari arah Makassar.

Raja Gowa ke 15 berdampingan dengan Syech Yusuf, cendikiawan Muslim dari Gowa. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved