Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sama-sama Juri Dangdut Academy, Coba Bandingkan Punya Iis Dahlia, Inul, Ivan Gunawan, Hebat Mana?

Gaya hidup mewah selebriti Indonesia memang kerapkali menarik perhatian publik.

Editor: Edi Sumardi

TRIBUN-TIMUR.COM - Gaya hidup mewah selebriti Indonesia memang kerapkali menarik perhatian publik.

Kemewahan yang mereka pamerkan tentunya wajar, mengingat mereka memiliki bayaran tinggi.

Kendati demikian, gaya hidup mewah selebriti tetap saja menuai pro dan kontra.

Pasalnya, sejumlah selebriit dianggap terlalu berlebihan memamerkan gaya hidup mewah.

Contohnya kerap memamerkan tas mahal bermerek Hermes.

Tas Hermes merupakan tas bermerek terkenal dengan harga fantastis yang biasa dimiliki oleh sejumlah selebriti di Indonesia.

Terbuat dari bahan berkualitas tinggi termasuk kulit buaya, dan sejumlah yang baik dihiasi dengan emas dan berlian kancing, membuat Hermes memiliki harga fantastis dari ratusan juta hingga miliaran rupiah.

Sama halnya seperti artis lain yang punya bawang mewah, deretan juri D Academy ini juga menenteng tas mewah yang harganya ratusan hingga miliaran rupiah.

Seperti apa sih koleksi tas mahal bermerek Hermes yang banyak dimiliki artis-artis Indonesia?

Simak daftarnya berikut ini.

1. Iis Dahlia (Hermes Birkin, Rp 231 Juta dan Hermes Kelly Cut Rp 146 Juta)

1
1

2. Inul Daratista (Hermes Birkin Rp 260 Juta)

1
1

3. Ivan Gunawan (Hermes Kelly Bag Rp 240 Juta, Hermes Bikin Togo Rp 243 Juta dan hermes White Togo RP 325 Juta)

1
1
1

Kira-kira menurut kalian, apakah deretan juri D Academy ini termasuk dalam daftar selebriti yang kerap pamer gaya hidup mewah? 

Boikot Inul

 Aksi pemboikotan terhadap pedangdut Inul Daratista tampaknya begitu massif.

Setelah hastag #BoikotInulDaratista menjadi trending topic di media sosial, kini netizen menggalang dukungan petisi di change.org.

Adalah seorang bernama Indra Yudhistira melayangkan petisi berjudul ‘Boikot Inul Daratista di Indosiar’ di situs ini.

Petisi ini diterbitkan, Senin (27/3/2017) dan hiongga berita ini diturunkan sudah mendapat lebih dari 30 dukungan.

Berikut isi petisi tersebut:

Terjadi lagi, kalangan selebriti yang memfitnah ulama. Inul Daratista, berkoar dalam akunnya

"Beliau lagi nyalonin lagi.. aku cuma bayangin yg pake syurban bisa mojok ama wanita sambil main sex skype itu piye cerita ne bisa jadi panutan ???! Jgn merusak moral kita soal Rasis-sara- agama aku gak main. Kalian lihat pimpinan kalian yang kemaren kena kasus tuh sama wanita apa kabarnya?Liat juga pasangan lain yang kasus buku dijerman , ayo klo mau obok2 jgn sok bener sendiri sendiri aku tdk berpihak pada siapa2. “ucap inul dan masih panjang .“sampe mau dibayar amplopan dan nasi kotak juga gontok2an sesama islam muslimarep jadi opoooo indonesia ini??!! jgn main d sini yah”

JELAS! Pernyataan tersebut melukai hati umat muslim khususnya Alumni 411 dan 212. Kami harap dengan petisi ini, pihak terkait bersedia meminta maaf secara langsung dg pihak yang dituduh.

#BoikotInul #InulHinaUlama #PecatInul

Lihat selengkapnya di sini

Dilapor ke Polisi

Kabar terbaru menyebutkan sejumlah advokat yang tergabung dalam Pengurus Advokat Peduli Ulama melaporkan Inul ke ke Polda Metro Jaya pada Senin (27/3/2017).

Laporan ini merupakan imbas dari cuitannya di Instagram yang dianggap menghina ulama.

Pemilik ‘Goyang Ngebor’ tersebut dianggap melakukan pelanggaran Pasal 310 dan Pasal 311 KUHP serta Pasal 28 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Pengacara Advokat Peduli Ulama, Dahlia Zein mengungkapkan bahwa Inul menulis kalimat yang berisi penghinaan terhadap seorang yang memakai ‘sorban’ bertindak tidak terpuji melalui media sosial ‘Instagram’.

Meskipun Inul tidak menyebutkan nama seseorang yang mengenakan sorban tersebut.

“Kami laporkan penghinaan terhadap para alim ulama,” kata Dahlia.

Dahlia mengungkapkan laporan ini merupakan pembelajaran bagi masyarakat agar memanfaatkan media sosial dengan baik.

“Dengan adanya kami melapor ini supaya masyarakat menggunakan sosmed lebih hati-hati lagi. Jangan sampai ada penghinaan ulama atau siapa pun,” lanjutnya.

Sumber: Tribun Solo
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved