VIDEO: Monumen Ahmad Kirang di Mamuju Dibiarkan Begini
Dia gugur dalam peristiwa operasi pembebasan korban pembajakan pesawat Garuda DC-9 Wolya pada 28 Maret 1981 di Bandara Don Muang Bangkok Thailand.
Penulis: Nurhadi | Editor: Ilham Mangenre
Laporan Wartawan Tribunsulbar.com, Nurhadi
TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU- Monumen Ahmad Kirang di jantung Kota Mamuju, Sulbar, kurang terawat.
Ahmad Kirang adalah prajurit TNI kelahiran Mamuju, kebanggaan Sulbar.
Almarhum Letnan Satu Anumerta Ahmad Kirang salah satu prajurit TNI dari Komando Pasukan Sandi Yudha (Kopasanda), yang saat ini dinamai Komando Satuan khusus (Kopassus).
Dia gugur dalam peristiwa operasi pembebasan korban pembajakan pesawat Garuda DC-9 Wolya pada 28 Maret 1981 di Bandara Don Muang Bangkok Thailand.
Ahmad Kirang yang bertugas sebagai penyergap pertama dalam operasi pembebasan sandera Pesawar Garuda DC-9 Wolya tersebut, gugur saat aksi saling tembak dengan kelima pembaj ak pesawat yang bersenjata itu.
Atas jasa dan keberaniannya itulah Pemerintah Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, membangun monumen itu.
Namun, dipantau Tribunsulbar.com, Minggu (9/4/2017), monumen dihiasi sampah.
Beberapa bagian bangunan berlumut dan catnya memudar.
Tak hanya itu, monumen ditumbuhi rumput liar yang meninggi. (*)