Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Andi Nursyam Halid Sebut Lingkar Muda Hanura Caper

Nursyam meminta praktisi hukum Arius harusnya dapat menghormati hukum yang berlaku di Indonesia.

Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Mahyuddin
THE JAKARTA POST/JALAN TIKUS
Setya Novanto 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sekjen Pengurus Pusat (PP) Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Andi Nursyam Halid menganggap Ketua Umum DPP Lingkar Muda Hanura (LMH) Arius Sapulette, lebai dan Cari Perhatian (Caper).

Pernyataan Nursyam Halid itu menanggapi pernyataan Arius Sapulette yang meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka korupsi e-KTP.

"Pernyataan LMH lebai, Arius Sapulette itu siapa? Kenapa mencampuri urusan partai lain? Kalau mau caper pilih cara yang etis dan elegan dong," kata Nursyam lewat rilisnya ke TribunTimur.com, Jumat (7/4/2017).

Baca: BREAKING NEWS: Bersaksi di Sidang Korupsi e-KTP, Akom Sudutkan Setya Novanto

Nursyam mengatakan, bila Arius punya bukti-bukti, serahkan saja ke KPK.

"Jangan klaim punya bukti, serahkan ke KPK kalau serius bantu. Jangan bikin dan giring opini di media. Itu tidak ksatria" ujar Wasekjen DPP Partai Golkar Bidang Pemuda dan Olahraga ini.

Nursyam meminta praktisi hukum Arius harusnya dapat menghormati hukum yang berlaku di Indonesia.

"Negara kita ini negara hukum, semua sama kedudukannya di depan hukum. Kita harus hormati itu, kita hormati juga proses hukum yang berjalan. Tapi jangan lupa, kita juga harus kedepankan azas praduga tak bersalah," katanya.

Baca: Bagaimana Ini Pak Hakim? Setya Novanto Ngaku Tak Kenal, Irman Sebut Justeru 3 Kali Ketemuan

Nursyam mengatakan sebagai kader Golkar, Nursyam percaya Setya Novanto tidak bersalah.

"Ketua Umum Setya Novanto pernah membantah terlibat dan pakai demi Allah. Karenanya, saya percaya beliau bersih" katanya.

Sebelumnya, Ketua umum DPP Lingkar Muda Hanura (LMH) Arius Sapulette meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka korupsi e-KTP.

Bahkan, Arius mengklaim punya bukti kuat keterlibatan Novanto dan berjanji akan mengawal kasus ini sampai tuntas. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved