Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tak Kunjung Dibayar Usai Disodomi, Ulla dan Zul Nekat Habisi Nyawa Amir

Ulla dan Zul diamankan polisi di Kampung Palatea, Maros, Rabu (29/3/2017) pukul 06.00 Wita, berawal dari tim yang melakukan identifikasi

Penulis: Darul Amri Lobubun | Editor: Anita Kusuma Wardana
TRIBUN TIMUR/ MUH ABDIWAN
Kabid Humas Polda, Dicky Sondani, Dirkrimum Polda, Kombes Pol. Erwin Zadma, dan Kanit Reskrim Gowa, AKP Darwis Akib, menjelaskan 2 pelaku pembunuhan PNS di perumahan Graha Surandar gowa di kantor Dirreskrimum Polda Sulsel, kamis (30/3/2017).Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimum) Polda Sulsel, berhasil memecahkan kasus pembunuhan sadis di Kompleks Perumahan Graha Sunandar, Kelurahan Paccinongan, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, yang menewaskan Muh Amir Ahmad (38), PNS di salah satu Puskesmas di Kabupaten Takalar. Keduanya adalah Karimullah alias Naja alias Ulla (28) dan Muh Fauzul alias Zul (19), warga Kabupaten Takalar. tribun timur/muhammad abdiwan 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Polisi mengatakan kasus pembunuhan disertai perampokan di Kabupaten Gowa, bermula dari korban yang diduga tidak membayar uang 5 juta usai menggerayangi tubuh tersangka.

Dirreskrimum Polda Sulsel, Kombes Pol Erwin Zadma megatakan, motif kedua pelaku, Karimula alias Ulla dan Fauzul alias Zul membunuh Amir, karena tidak membayar uang usai korban mensodomi pelaku.

Pelaku Pembunuhan

"Pelaku mengaku kecewa karena setelah ditiduri korban tidak membayar, pelaku juga akui korban sudah melakukan hal itu tiga kali," kata Erwin saat dikonfirmasi melalui telepon, Kamis (30/3/2017).

Baca: Pelaku Pembunuhan PNS di Gowa Mengaku Sering Disodomi Korban

Kasus pembunuhan dan perampokan terjadi didalam rumah korban di Graha Surandar, Gowa. Dimana, korban yang diketahui PNS di Kabupaten takalar itu, ditemukan tewas, Selasa (28/3/2017) pagi.

Setelah membunuh korban dengan cara memukul kepala dan tubuh korban pakai martil (Palu), Ulla dan Zul juga mencuri mobil Toyota jenis Avanza warna hitam dan ponsel milik korban, Amir Ahmad.

Baca: Polisi Janji Beri Keterangan Resmi Tersangka Pembunuhan di Gowa

Baca: Ini Identitas Pelaku Pembunuhan Pengantin Baru di Gowa

Sebelum Ulla dan Zul diamankan polisi di Kampung Palatea, Maros, Rabu (29/3/2017) pukul 06.00 Wita, berawal dari tim yang melakukan identifikasi ditubuh korban menemukan lendir sperma tersangka.

"Jadi mang saat mayat korban melalui proses identifikasi, petugas kami dapat sample sperma pada tubuh korban yang menjurus kepada kedua pelaku ini, maka kami menangkap mereka," jelas Edwin.

Walau Ulla dan Zul diamankan Timsus Polda Sulsel dan sempat dirilis kasus pembunuhan dan perampokan sadis itu di Mapolda, namun Ditreskrimum akan kirim kasus itu ke Polres Gowa.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved