Pemain Sepak Bola Gajah Ikut Tarkam, Tunggu Ampunan Jenderal Edy
Fadli Manna mengaku dirinya sangat menyesal telah ikut terlibat dalam sepak bola gajah itu.
Penulis: Amiruddin | Editor: Mahyuddin
Laporan Wartawan TribunSidrap.com, Amiruddin
TRIBUNSIDRAP.COM, PANGKAJENE - Pemain PSIS Semarang yang turut dihukum seumur hidup, akibat insiden sepakbola gajah pada 2014 silam adalah Fadli Manna.
Fadli yang juga pernah memperkuat PSM Makassar itu, kini masih menjalani masa hukumannya.
Ia dilarang aktif dalam sepak bola profesional seumur hidup.
Pada (23/1/2017), PSSI telah merilis nama pemain PSIS yang diampuni, diantaranya Vidi Hasiholan, Frangky Mahendra, Sunar Sulaiman, Saptono, Syahrul Anam, Eli Nasoka, Taufik Hidayat, Andi Rochmad, Ronald Fagundez, dan Julio Alcorse.
Tak ada nama Fadli Manna, Khomaedi dan Catur di situ.
Fadli Manna mengaku dirinya sangat menyesal telah ikut terlibat dalam sepak bola gajah itu.
Baca: Ketua PSSI Sidrap Jagokan CEO PSM di Kongres Asprov
"Sangat menyesal dengan insiden itu," kata Fadli kepada TribunSidrap.com, Selasa (14/3/2017).
Selama menjalani sanksi, ia ikut beberapa Turnamen Antar Kampung (Tarkam).
"Jaga kondisi tubuh sambil tunggu kemurahan hati PSSI terhadap kami," katanya.
Bocil sapaan akrab Fadli Manna berharap PSSI di bawah komando Letnan Jenderal Edy Rahmayadi bisa memberikan pengampunan kepadanya.
Baca juga: Duh, Tiga pemain PSIS Terhukum Sepakbola Gajah Ini Tak Mendapat Pengampunan
"Semoga PSSI bijak dalam melihat insiden itu, agar kami bisa diampuni," harap Bocil.
Bocil mengaku sangat rindu merumput kembali di lapangan hijau seperti sebelumnya.
Saat ini Bocil mengikuti turnamen Dua Pitue Cup 2 di Sidrap, membela Kembang Melati Wajo.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/fadli-manna_20170315_021351.jpg)