Acungkan Badik di Pesta Pernikahan, Warga Soppeng Tewas Dikeroyok di Ajangale Bone
Kamruddin tewas dengan luka sabetan dan tusukan di badannya usai dikeroyok warga setempat.
Penulis: Justang Muhammad | Editor: Mahyuddin
TRIBUNBONE.COM, AJANGALE - Kamaruddin Bin Mare (30), warga Desa Tonrong Balubu, Kecamatan Marioriawa, Kabuapaten Soppeng, diparangi hingga tewas di Dusun II Desa Manciri, Kecamatan Ajangale, Bone, Jumat (10/3/2017) malam.
Kamruddin tewas dengan luka sabetan dan tusukan di badannya usai dikeroyok warga setempat.
Tim Satreskrim Polres Bone bersama Polsek Ajangale menyiduk diduga pelaku yakni H Sarrafah Bin Bandu (50) bersama belasan warga lainnya, Sabtu (11/3/2017) dini hari.
Kapolres Bone AKBP Raspani mengatakan, kejadian itu berawal saat Kamaruddin mengejar dua pemuda hingga ke pesta pernikahan.
Korban diketahui hendak menikam dua warga setempat yakni Emmang dan Tuse.
Baca juga: Satpam Perumahan Yusuf Bauty Jadi Pelaku Utama Pembunuhan Rafika
"Korban ini, dia marah-marah sambil membawa badik, ada juga dua orang yang sudah diancam dan dikejar," tutur Raspani ditemui TribunBone.com di Mapolsek Dua Boccoe, Sabtu (11/3/2017).
Warga yang menghadiri pesta pernikahan tersinggung dan tersulut emosi.
"Akhirnya marahlah orang yang berkumpul di situ," ucap mantan Kapolres Mamuju Utara tersebut.
Diduga pelaku Haji Sarafah bersama belasan warga lainnya memarangi korban dan memukulnya dengan balok hingga tewas.
Kini, pelaku dan barang buktinya telah ditahan di Mapolres Bone.
Sementara jasad korban disimpan di Puskesmas Ajangale.(*)