Tangki SPBU Kota Maros Meledak

Soal Kebakaran di SPBU, Dekan FTI UMI: Kadang Pegawai Juga Acuh

Analisis Dekan FTI UMI Makassar, Zakir Sabara menilai kejadian serupa kerap terjadi karena human error.

Soal Kebakaran di SPBU, Dekan FTI UMI: Kadang Pegawai Juga Acuh
Redo
Zakir Sabara, akademisi UMI yang dilirik sejumlah partai politik untuk maju di Pilkada Bone 2013 mendatang

MAKASSAR,TRIBUN-TIMUR.COM-Terjadi kebakaran dan ledakan di Stasiun Pusat Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 74 905 15 patung kuda pertigaan Jl Jenderal Sudirman- Pettarani, Maros, pukul 20.50 wita, dinilai ironi sebagai sejumlah pihak.

Analisis Dekan FTI UMI Makassar, Zakir Sabara menilai kejadian serupa kerap terjadi karena human error.

Bukan hanya pelanggan yang datang tidak mengindahkan imbauan tertulis di SPBU, banyak juga pegawai yang acuh.

“Sudah ada imbauan tertulis tapi semua ini kadang kita abaikan bahkan petugas SPBU pun kadang abai soal ini,” katanya, Selasa (7/3).

Bahkan kata dia banyak petugas yang belum paham betul tentang penyebab pelarangan tersebut.

“Ini bahaya kalau petugas SPBU tidak pernah mengikuti training soal penggunaan ponsel di SPBU. Mereka perlu tahu karena saat ini hampir semua peralatan di SPBU adalahdigital yg sangat rentan (radiasi dan memicu ledakan),” jelasnya.

Dia menjelaskan banyak penyebab yang memicu terjadinya ledakan selain dari percikan api, salah satunya adalah perbedaan tekanan gelombang radio yang kuat.

Misalnya, pada saat handphone diaktifkan baik menerima atau melakukan panggilan telepon akan memancarkan gelombang elektromagnetik yang bisa saja menyebabkan terjadinya perbedaan tekanan gelombang radio yang kuat secara tiba-tiba.

Apabila hal tersebut terjadi di lingkungan yang banyak terdapat gas yang sangat mudah terbakar misalnya di lokasi SPBU (uap bensin) maka akan sangat beresiko terjadinya ledakan.

“Hal tersebut bukan pasti terjadi, tapi mungkin terjadi. Jadi, sebaiknya kita tidak mengaktifkan handphone pada saat mengisi bensin. Ini salah satu cara agar terhindar dari musibah,” katanya. (*)

Editor: Rasni
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved