Pacarnya Bunuh Diri, Ini Komentar Pemuda Belawa Wajo Ini
Selain itu, kakak Sulfiani yang bernama Anti, ingin menjodohkan Sulfiani dengan lelaki lain yang lebih mapan.
Penulis: St Hamdana Rahman | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNWAJO.COM, BELAWA - Warga Kelurahan Malakke, Kecamatan Belawa, Wajo, Sulfiani (22), meninggal dunia setelah menenggak racun di rumahnya, Sabtu (4/3/2017).
Dikabarkan akibat keluarga tak merestui hubungannya dengan pacarnya, Muh Tahir (24).
Tahir sudah datang melamar Sulfiani namun ditolak karena 'uang panaiknya' hanya Rp 7 juta.
Selain itu, kakak Sulfiani yang bernama Anti, ingin menjodohkan Sulfiani dengan lelaki lain yang lebih mapan.
Sahabat Sulfiani, Suriani (21), mengisahkan, awal mula perkenalan Sulfiani dan Tahir saat bulan Ramadan tahun 2015.
"Mereka kenalan saat sama-sama saalat tarwih di Masjid Belawa," ujarnya kepada TribunWajo.com, Senin (6/3/2017).
Tahir yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon oleh TribunWajo.com, mengaku masih terpukul kehilangan orang yang disayang.
"Pikiran saya kacau, belum bisa bicara banyak, Anda pasti tau kalau ditinggalkan selamanya oleh orang yang disayang," curhatnya di ujung telpon.
Baca: Sebelum Bunuh Diri, Gadis Belawa Wajo Ini Curhat Mau Dijodohkan Oleh Kakaknya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/sulfiani_20170306_200750.jpg)