Abdul Hajar Bantah Ada Pungli di SMAN 1 Makassar
"Tidak ada pungutan, itu semata mata sumbangan dari pihak orang tua siswa sesuai dengan keihlasannya, tapi tanpa ada paksaan,"kata Abdul Hajar
Penulis: Hasan Basri | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasan Basri
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Kepala SMA Negeri 1 Makassar, Abdul Hajar membantah adanya pungutan liar pada penerimaan calon siswa baru tahun 2016 lalu.
"Tidak ada pungutan, itu semata mata sumbangan dari pihak orang tua siswa sesuai dengan keihlasannya, tapi tanpa ada paksaan,"kata Abdul Hajar, Kamis (23/2/2017).
Hajar mengakui jika ada penambahan bangku dua kelas untuk calon siswa baru. Tapi itu adalah semata mata dorongan dari masyarakat dan atas rekomendasi dari Dinas Pendidikan.
"Memang ada penambahan dua kelas dengan jumlah 100 siswa lebih, tapi itu sesuai dengan hasil rapat dan koordinasi dari Diknas,"sebutnya.
Menurutnya, dalam penerimaan sumbangan itu dilakukan langsung oleh panitia dan bendahara penerimaan siswa baru. Sumbangan itu tidak melalui langsung kepala sekolah.
Adapun bantuan sumbangan yang diterima pihak sekolah dari calon siswa baru dipergunakan untuk pengadaan bangku, perbaikan pagar dan berbagai keperluaan lainya.
Ia mengaku sudah pernah berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan Kejari Makassar tudingan pungli yang saat ini diusut kejaksaan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/smansa_20161006_212852.jpg)