Insan Mandiri G2000 Santuni Pasien yang Ditolak RSUD Massenrempulu Enrekang
Dia menilai koordinasi dan komunikasi antar bidang pelayanan di RSU Massenrempulu tidak berjalan baik.
Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Mahyuddin
Laporan Wartawan TribunEnrekang.com Muh Azis Albar
TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Lembaga Insan Mandiri G2000 menyantuni pasien kurang mampu, penderita hepatitis B, yang akan melahirkan namun ditolak RSUD Massenrempulu Enrekang.
Bantuan diberikan langsung oleh Ketua Insan Mandiri G2000, Ahmad Fajar Muhiddin dan Dewan Pembina Marwan Arwan Ganoko di RSUD Massenrempulu sebelum pasien tersebut dirujuk ke rumah sakit di Kabupaten Pinrang, Selasa (7/2/2017).
Bantuan yang diberikan berupa uang tunai senilai Rp 1,5 juta.
Menurut, Ahmad Fajar Muhiddin, bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepeduliannya terhadap sesama yang membutuhkan.
Dia juga menyayangkan kurangnya antisipasi RSUD Massenrempulu menangani permasalahan seperti itu.
"Ini tentu menjadi pertanyaan besar, mengapa hal seperti ini tidak bisa diantisipasi oleh pihak RSUM," kata Ahmad Fajar kepada tribunenrekang.com, Selasa (7/2/2017).
Dia menilai koordinasi dan komunikasi antar bidang pelayanan di RSUD Massenrempulu tidak berjalan karena tidak bisa mengantisipasi persoalan yang terjadi saat ini.
Sebelumnya, kepala Kepala Puskesmas (Kapus) Kota Enrekang, Sry Siswati Zainal, kecewa dengan pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Massenrempulu Enrekang.
Pasalnya, pasien dari Puskesmas Enrekang, penderita hepatitis B yang akan melahirkan dirujuk ke RSUD Massenrempulu, namun ditolak oleh pihak RSUD.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/enrekang_20170207_215837.jpg)