Ini Alasan Remaja Putri Enrekang Minum Obat Batuk Dicampur Minuman Berenergi
An menambahkan, dia minuman yang dikonsumsinya saat digrebek diperoleh dari kabupaten Pinrang dan mengonsumsi minuman tersebut seminggu sekali.
Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Tiga remaja putri yang digrebek Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Enrekang, saat sedang asik pesta minuman oplosan ternyata menjadikan minuman tersebut sebagai obat tidur dan penenang.
Han tersebut diakui oleh Korban An (16) kepada tribunenrekang.com di rumah singgah Komunitas Perlindungan Perempuan dan Anak Massenrempulu (KP2AM), Minggu (5/2/2017).
Menurutnya, dia bersama dua rekannya Ay (16) dan Mw (20) sudah rutin mengonsumsi minuman oplosan tersebut.
"Sudah lamami kami konsumsi, kami jadikan sebagai obat tidur dan penenang saja," kata An (16).
An menjelaskan, cara meracik minuman oplosannya, dengan mencampur obat batuk dan dua sachet minuman berenergi ditambahkan sedikit air putih.
"Kalau sudah diminum dua jam kemudian baru ada efeknya, pikiran jadi tenang dan enak," ujar An.
An menambahkan, minuman yang dikonsumsinya saat digrebek diperoleh dari kabupaten Pinrang dan mengonsumsi minuman tersebut seminggu sekali.
Sebelumnya, tiga perempuan di bawah umur digrebek Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Enrekang, karena diduga melakukan pesta miras oplosan.
Mereka digrebek di sebuah rumah kos-kosan, di Jl Pancaitana Bungawalie tepat dibelakang kantor Disperindag, Kelurahan Galonta, Kecamatan Enrekang, Minggu (5/2/2017) dini hari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/enrekang_20170206_084942.jpg)