Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

VIDEO: Profesor dari Amerika: Dunia Khawatir karena Tidak Tahu Trump

Menurutnya, Trump harus ditunggu sampai satu tahun ke depan baru bisa dinilai, apakah menguntungkan Islam atau merugikan.

Penulis: AS Kambie | Editor: AS Kambie

TRBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Guru Besar Arizona State University (ASU), Amerika Serikat, Prof Mark Workwood, menjelaskan fenomena Donald Trump di Lantai 4 Gedung Tribun Timur, Makassar, Selasa (24/1/2017) sore.

Profesor yang menulis buku Islam in Java Normative Piety and Mysticism in the Sultanate of Yogyakarta, Defenders of Reason in Islam (1989), dan Java, Indonesia and Islam (2010) itu hadir sebagai narasumber diskus Mengelola Keragaman Beragama.

Hadir juga Principal Investigator Program Religion Public Policy adn Social Tranformation in Southeast Asia Indonesia Consortium for Religious Studies (ICRS) Dr Dicky Sofjan Phd dari dan Core Doctoral Faculty Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Prof Dr Any Marsiyanti dari Principal Investigator for the upcoming program on “Religion Public Policy and Social Transformation in Southeast Asia”.

Narasumber lain dalam diskusi yang dipandu Dosen Bahasa dan Kebudayaan Persia Fakultas Ilmu Budaya Unhas, Supratman Supa Atha'na MA itu  Guru Besar Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta Prof Dr Leonard Chrysostomos Epafras.

Prof Mark menilai, perubahan kebijakan adminitrasi pemerintahan Amerika Serikat oleh terpilihnya Trump cukup menghentak dunia. Hanya saja, dia belum bisa menilai, apakah kekhawatiran itu benar adanya atau hanya sebatas prediksi akibat ketidaktahuan tentang kondisi masa depan.

“Semua masih menduga-duga. Kebanyakan menyebut perekonomian akan anjlok. Ketidaktahuan tentang gambaran masa depan perekonomian dunia inilah yang membuat mereka khawatir pada Trump,” kata Prof Mark.

Menurutnya, Trump harus ditunggu sampai satu tahun ke depan baru bisa dinilai, apakah menguntungkan Islam atau merugikan.(*)

Selengkapnya baca di Tribun Timur cetak edisi Rabu, 25 Januari 2017, halaman 1

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved