Menpar: Pak JK Minta Toraja Harus Masuk Kawasan Strategis Nasional
"Selain dua item ini, Toraja juga akan menjadi pusat wisata budaya nasional setelah Bali," ujar Arief Yahya.
Penulis: Yultin Rante | Editor: Ilham Mangenre
TRIBUNTORAJA.COM, KESU- Wakil Presiden RI Jusuf Kalla ingin daerah wisata Toraja, di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara, berstatus kawasan strategis nasional.
JK membahas status tersebut saat memimpin rapat tertutup di rumah jabatan bupati Tana Toraja, Kecamatan Makale, Tana Toraja, Minggu (22/1/2017) siang.
Hadir dalam rapat, yakni, Menteri Pariwisata RI Arief Yahya, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo,
Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae, Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan, Bupati Enrekang Muslimin Bando, dan sejumlah pejabat lainnya.
"Pak Wapres minta Toraja harus masuk kawasan strategis nasional, dan ada dua item yang tahun 2017 ini kita akan laksanakan," kata Arief Yahya kepada tribuntoraja.com, di lobi Hotel Misiliana, Kecamatan Kesu, Toraja Utara, Minggu malam.
Dua item dimaksud Arief, yakni, event Lovely Desember dan Kopi Toraja.
Lovely Desember akan menjadi agenda kegiatan nasional kepariwisataan.
Kopi Toraja produk unggulan wisata Indonesia.
"Selain dua item ini, Toraja juga akan menjadi pusat wisata budaya nasional setelah Bali," ujar Arief Yahya.
Untuk mendukung hal itu, akses menuju objek wisata di Toraja juga akan menjadi perhatian Kementerian Pariwisata RI. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/menteri-pariwisata_20170122_192832.jpg)