Manajemen PT Japfa Comfeed Indonesia Bantah Pungli ke Petani Jagung di Gowa
Dia pun menduga jika petani yang sebelumnya mengeluhkan adanya pungli bukanlah suplier di PT Japfa tersebut.
Penulis: Waode Nurmin | Editor: Ina Maharani
Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin
TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA- Manajemen PT Japfa Comfeed Indonesia unit Corn Dryer Gowa membantah melakukan pungutan liar terhadap para petani jagung di Gowa dengan meminta bayaran Rp 1 juta agar bisa ditimbang.
Hal ini disampaikan langsung Kepala Operasional PT Japfa Comfeed Indonesia unit Corn Dryer Gowa, Ikbal, kepada Tribun-timur.com, Kamis (19/1/2016).
"Itu tidak benar sama sekali. Kami disini semua terbuka masalah harga. Alasannya untuk menghindari adanya calo memainkan harga atau meminta pungutan, " katanya melalui seluler.
Di Japfa lanjut Ikbal, semua mengenai harga diinformasikan kepada petani. Bahkan mereka siap menjemput jagung petani dengan tujuan tidak ada calo bermain.
Dia pun menduga jika petani yang sebelumnya mengeluhkan adanya pungli bukanlah suplier di PT Japfa tersebut.
"Dari database yang saya cek, tidak ada nama petani itu. Makanya saya pikir mungkin dia bukan suplier tetap kami. Karena disini jika masuk daftar suplier langsung diprioritaskan. Masuk melapor ke security dan dicek namanya kemudian masuk ditimbang,"katanya lagi.
Dan kalau pun bukan anggota suplier, para petani bisa mendaftar secara administrasi untuk menjadi suplier baru.
Termasuk pungutan Rp 25 per kilo yang juga diminta oleh oknum kepada petani setelah jagung mereka selesai ditimbang.
"Bisa saja itu oknum, tapi bukan karyawan kami. Dan kalaupun alasannya untuk cepat ditimbang tidak bisa juga karena kami diisi sistem input di komputer sesuai antrian, jadi siapa duluan itu yang diprioritaskan, ".
Terkait kendaraan truk yang mengantri, Ikbal juga membantah jika tidak pernah ada antrian dalam sehari sampai 500 truk.
"Itu juga tidak benar. Satu hari 24 jam itu terkadang mobil masuk 15-20 truk. Karena mesin timbangan kami juga kapasitasnya hanya sampai 200 ton. Jadi dalam satu jam ada empat mobil yang kami timbang. Kerjanya juga itu tidak lama," tambahnya.
(Won)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/jagung_20150409_234153.jpg)