Air Terjun Bissappu, Destinasi Wisata Bantaeng yang Terlupakan
Rumput liar tumbuh di sela-sela puluhan anak tangga yang dilalui pengunjung menuju air terjun.
Penulis: Edi Hermawan | Editor: Mahyuddin
Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan
TRIBUNBANTAENG.COM, BISSAPPU - Air Terjun Bissappu merupakan satu dari beberapa destinasi wisata yang terkenal di Kabupaten Bantaeng.
Air terjun di Dusun Bissappu, Desa Bonto Salluang, Kecamatan Bissappu, itu kini tak terawat lagi.
Pantauan TribunBantaeng.com, tangga yang dilalui saat melewati gerbang masuk air terjun, terlihat sudah mulai rusak, Minggu (15/1/2017).
Rumput liar tumbuh di sela-sela puluhan anak tangga yang dilalui pengunjung menuju air terjun.
Fasilitas di sekitar air terjun juga sangat minim.
Hanya ada dua gazebo dan toilet di ujung puluhan anak tangga.
Selain itu, jalan poros menuju air terjun mulai rusak.
Air Terjun Bissapu hanya sekitar 15 menit dari Ibu Kota Bantaeng.
Cukup membayar Rp 5.000 untuk orang dewasa dan Rp 3.000 untuk anak-anak.
Air terjun setinggi 85 meter itu memberi kepuasan kepada setiap pengunjungnya.
"Mudah-mudahan tempat ini lebih diperhatikan lagi oleh pemerintah, bukan hanya sebatas air terjun tapi juga bisa diberi fasilitas lain agar pengunjung lebih tertarik," kata warga setempat Sansu.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/bissapu-bantaeng_20170115_163917.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/bissapu-bantaeng_20170115_164145.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/bissapu-bantaeng_20170115_164036.jpg)