Tabrakan dengan Truk, Pelajar di Bajeng Tewas
meninggal dunia di lokasi setelah mengalami fraktur terbuka pada kepala, remuk pada dada, dan patah tangan kanan.
Penulis: Waode Nurmin | Editor: Ina Maharani
Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin
TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA- Dua pelajar di Bajeng Gowa, Arif Jayandi (15) dan Resy (15) dilarikan ke rumah sakit setelah menabrak sebuah truk di Jl. Poros Limbung (Gowa-Takalar) Kampung Pelita, Kelurahan Kalebajeng, Kecamatan Bajeng, Rabu (11/1/2016) malam.
Akibat kecelakaan itu, satu korban Arif Jayandi meninggal dunia di lokasi setelah mengalami fraktur terbuka pada kepala, remuk pada dada, dan patah tangan kanan.
Kanit Laka Lantas Polres Gowa, Ipda Dayu Ari, mengatakan, teman korban Resy sekarat.
"Korban satu mengalami pendarahan aktif pada hidung. Sempat dirawat di Puskesmas Bajeng lalu dirujuk ke RSUD Syekh Yusuf Sungguminasa kemudian di rujuk ke RS Wahidin Sudirohusodo Makassar," katanya saat dikonfirmasi Kamis (12/1).
Keterangan Dayu, kecelakaan itu ketika truk Dina DD 8714 DF yang dikemudikan oleh Naba (35) melaju dari arah selatan ke utara. Dan kedua korban yang mengendarai Honda Dokic nopol DD 3084 LF dari arah berlawanan.
"Kita masih minta keterangan saksi karena belum ditahu pasti bagaimana kejadian sampai tabrakan," ujarnya.
Sampai saat berita ini diturunkan, kondisi Resy masih ditangani di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar dan kritis.
Sementara pelaku kini sudah diamankan di Mapolres Gowa dan truk di Polsek Bajeng. (*)