Nama Rektor Unhas Dicatut

Polisi Kantongi Nama Tersangka Baru Calo Maba Unhas

Sebelumnya telah tertangkap tangan dua orang yakni Rahmatia dan Nurjanna 5 Desember 2016 lalu.

Polisi Kantongi Nama Tersangka Baru Calo Maba Unhas
handover
Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Tamalanrea telah amankan dua orang yang mencatut nama rektor Unhas, Salasa (6/12/2016). Kedua orang tersebut diamankan karena telah mencatut nama Rektor Unhas Dwia Aristina Pulubuhu untuk meloloskan pendaftar mahasiswa baru di Unhas. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Alfian

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Penyidik Reskrim Polrestabes Makassar memastikan akan menetapkan tersangka tambahan dalam kasus penipuaan/pencaloan calon mahasiswa baru Universitas Hasanuddin (Unhas).

Penetapan tersangka ini menyusul setelah dilakukan pemanggilan terhadap sejumlah orang yang diduga turut terlibat dalam jaringan tersebut.

Yang mana sebelumnya telah tertangkap tangan dua orang yakni Rahmatia dan Nurjanna pada 5 Desember 2016 lalu.

"Setelah kami memeriksa sejumlah orang, kuat dugaan seorang diantaranya menerima aliran dana terkait kasus ini dan akan kami tetapkan sebagai tersangka dalam waktu dekat ini," ucap Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Misbach Ni'am, Senin (2/1/2017).

Ni'am lanjut menerangkan jika yang bersangkutan berstatus sebagai orang internal Unhas (pegawai).

"Saya belum bisa sebutkan namanya, yang jelas dari internal Unhas," singkat Ni'am memberikan jawaban.

Sebelumnya sejumlah nama  disebutkan oleh Rahmatia dan Nurjannah terkait kasus pencaloan mahasiswa baru Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin.

Dari beberapa nama yang disebutkan, terkuak jika kasus ini melibatkan banyak orang dan tak terkoordinir bahkan beberapa tak saling mengenal satu sama lain.

Awalnya kasus ini terbongkar setelah, Suryana yang merupakan korban melaporkan adanya penipuaan dikarenakan anaknya tak juga lulus namun ia telah menyerahkan uang tunai ratusan juta rupiah.

Dari keterangan tersebutlah, pihak Unhas menjebak dan menangkap Rahmatia dan Nurjannah. Diketahui sebelumnya Suryana akan memasukkan anaknya yang berinisial AK.

Ia pun meminta bantuan kepada seorang kenalannya berinisal AW.

Selanjutnya AW memperkenalkan Suryana kepada Nurjannah yang juga kebetulan memiliki anak yang juga berencana akan dimasukkan ke FK Unhas melalui jalur pencaloan tersebut.

Melalui pertemuan itulah dr R memperkenalkan Nurjannah dengan Rahmatia. Usut punya usut, Rahmatia mengaku mendapatkan orederan dan meyakinkan korbannya setelah mendapat arahan dari DA.

Nama-nama tersebutlah yang dipanggil penyidik Polrestabes Makassar. (*)

Penulis: Alfian
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved