Rencana ke Luwu Utara? Ini Daftar Kuliner Khasnya
Kabupaten berjarak sekitar 450 kilometer dari Makasaar ini dikenal sebagai daerah penghasil kakao.
Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Luwu Utara adalah salah satu kabupaten di utara Sulawesi Selatan.
Kabupaten berjarak sekitar 450 kilometer dari Makasaar ini dikenal sebagai daerah penghasil kakao.
Selain itu, daerah ini juga memiliki pesona alam yang eksotik dan kuliner khas.
Kuliner khas Luwu Utara rata-rata berbahan dasar sagu dan ikan segar.
Seperti pugalu, dange, pacco, dan lawak.
1. Pugalu (Kapurung)
Pugalu atau kapurung adalah makanan berbahan dasar sagu yang dicampur air panas sehingga akan menggumpal dan bertekstur kenyal. Lalu dibuat seperti pentolan, dicampur kuah segar dan aneka sayur.
2. Dange
Dange terbuat dari tepung sagu yang dibakar dalam sebuah cetakan. Bentuknya tipis, warnanya putih, rasanya hambar. Biasanya jadi pengganti nasi saat menyantap pacco dan lawak.
3. Pacco
Pacco dibuat dari campuran ikan atau udang mentah segar, perasan jeruk nipis, garam, penyedap rasa, dan cabai. Pacco tidak dimasak melainkan langsung dimakan. Biasanya dimakan dengan dange.
4. Lawak
Lawak terbuat dari sayur pakis, campurannya berupa cabai, kelapa sangrai, dan perasan jeruk nipis. Sangat cocok dimakan bersama dange.
Saat di Luwu Utara, anda bisa menemukan kuliner ini di Rumah Makan Aroma Malangke di Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Bone Tua, Kecamatan Masamba.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kapurung_20161228_170453.jpg)