PSM Makassar
Begini Cara PSM 'Ikat' Tibo
Pelatih dan manejemen PSM Makassar kepincut untuk tetap memperpanjang kontraknya.
Penulis: Alfian | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Titus Bonai menjadi pilar utama PSM Makassar di lini depan saat Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016. Kehadirannya mampu mengangkat performa skuad Ayam Jantan dari Timur di putaran kedua dan sukses finish di urutan ke-6 klasemen.
Ketajamannya pun tak diragukan lagi, tujuh gol mampu ia sumbangkan. Hasil positif yang ditorehkan pemain kelahiran Papua ini pun membuat pelatih dan manejemen PSM Makassar kepincut untuk tetap memperpanjang kontraknya.
Tak hanya itu CEO PT Persaudaraan Sepakbola Makassar (PT PSM), Munafri Arifuddin, mengutarakan keinginnya untuk 'mengikat' Tibo secara permanen.
Appi-sapaanya berencana menawarkan kepada mantan pemain timnas Indonesia ini sebagai karyawan Bosowa Coorporation, yang tak lain induk dari Bosowa Semen yang merupakan pemilik saham mayoritas PSM.
Munafri sendiri merupakan petinggi di Bosowa Coorporation. "Kami menawarkan hal itu ke Tibo, dengan berbagai pertimbangan tak hanya terkait kemampuannya di lapangan," ucap Appi.
Menurutnya, pemain yang pernah merumput di liga Timor Leste pasca PSSI dibekukan itu memiliki kemampuan yang tak hanya di dunia sepakbola. Tibo dikenal memiliki kecerdasan serta disiplin yang tinggi.
Hal ini nampak dibeberapa kali kesempatan, guna mengembalikan performanya yang sempat menurun, Tibo berlatih dengan keras. Bahkan secara individu menambah porsi lapangannya di luar jadwal latihan yang telah ditetapkan.
Saat direkrut pada Juli 2016 lalu Tibo memang tidak dalam kondisi terbaik. Hal ini nampak dari beberapa laga awal ia hanya mengisi bangku cadangan. Bahkan Robert Rene Alberts selaku pelatih kepala beberapa kali tak memasukkannya dalam daftar lineup.
Namun karena kondisi PSM yang belakangan mengalami krisis pemain depan pasca Luiz Ricardo mengalami cedera serta Ferdinand Sinaga dan Muchlis H Ning Syaifullah ditarik untuk memperkuat Timnas, membuatnya mendapatkan kesempatan bermain.
Kesempatan ini pun tak ia sia-siakan dan sukses menjadi idola baru bagi pecinta sepakbola Makassar.
"Saya mencintai PSM, seperti keluarga kedua saya. Dan saya menginginkan tetap disini," ujarnya beberapa waktu lalu. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/sai-menyarangkan-g_20161127_173703.jpg)