Kantor Badan Keluarga Berencana Gowa Dibobol Maling, Rp 79 Juta Raib
Rencananya uang itu akan diserahkan ke tiga kecamatan untuk biaya operasional kegiatan.
Penulis: Waode Nurmin | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin
TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA- Aksi pencurian terjadi di Kantor Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKB dan PP) Kabupaten Gowa di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Sombaopu, Senin (26/12/2016).
Pegawai cleaning service, Hayani (47), mengatakan peristiwa itu pertama kali diketahuinya saat akan membersihkan kantor.
"Saya masuk lewat pintu depan, waktu sampai didalam saya kaget lihat pintu didalam ruangan sudah terbuka semua," katanya.
Hayani lalu mengecek hingga bagian belakangan kantor. "Banyak jejak kaki di bagian belakang. Saya pikir mungkin masih ada pelakunya didalam jadi saya langsung lari keluar panggil saudaraku," ujarnya.
Setelah memanggil saudaranya, Hayani lalu menemukan brankas yang sebelumnya ada di ruangan bendahara berada dibelakang dalam keadaan terbuka.
Mereka kemudian menghubungi Sekretaris BLB dan PP, Sopyan Daud. Mendapat kabar dari salah satu stafnya Sopyan melaporkan adanya pembobolan brankas dikantornya ke Polsek Somba Opu namun diarahkan ke Polres Gowa.
"Sepertinya lebih dari satu pelaku tapi uang dalam brankas yang berhasil dibawa kabur itu ada Rp 79 juta. Uang itu disimpan di dalam dua brankas yang disimpan di ruang Bendahara. Satu brankas berisi Rp 72 juta dan satu brankas berisi Rp 7 juta," ujarnya.
Rencananya uang itu akan diserahkan ke tiga kecamatan untuk biaya operasional kegiatan.
"Untuk biaya kegiatan Kesatuan gerak PKK KBKS di tiga Kecamatan yakni Pattallassang, Tompobulu dan Tombolo pao," katanya.
Beruntung, kata dia, Bendahara BKB dan PP memaksa beberapa kecamatan pada hari Sabtu lalu untuk mengambil uang dari kegiatan mereka. Karena jika tidak uang yang disabet oleh spesialis bobol brankas tersebut bisa mencapai ratusan juta.
Saat tim inafis melakukan identifikasi, tampak Wakil Bupati Gowa, Abdul Rauf Malagani dan Sekda Muchlis sempat datang melihat langsung TKP.
Sementara, Kasat Intel Polres Gowa, AKP Surahman menjelaskan, bahwa pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.
"Saat ini tim dari intel dan reserse Polres Gowa masih melakukan penyelidikan dan masih bergerak di lapangan untuk mengejar tersangka," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/fis1_20161226_193018.jpg)
