Warga Miskin Uluere Ini Tak Dapat Bantuan Pemkab Bantaeng, Lansia dan Sulit Jalan
Dia hanya berkutat di rumah, itu pun dengan susah payah, tak kuasa lagi mencari nafkah. Sedangkan Dg Pato mengalami kebutaan.
Penulis: Edi Hermawan | Editor: Ilham Mangenre
TRIBUNBANTAENG.COM, ULUERE- Dg Mido (70) warga kurang mampu di Dusun Bangkeng Bonto, Desa Bonto Lojong, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng, yang kurang tersentuh bantuan pemerintah.
Mido tinggal bersama dua saudaranya Dg Mari (75) dan Dg Pato (73) di rumah kayu dinding bambu berukuran 4x6 meter persegi.
Untuk ke rumah Mido, hanya bisa dengan jalan kaki menapaki lorong kecil, kendaraan sepeda motor sulit masuk.
Dg Mido mengalami gangguan kesehatan, sulit berjalan.
Dia hanya berkutat di rumah, itu pun dengan susah payah, tak kuasa lagi mencari nafkah.
Sedangkan Dg Pato mengalami kebutaan.
Yang mengurus rumah tangga sisa saudara perempuannya, Dg Mari.
"Saya sisa berharap bantuan dari sanak keluarga ini nak, karena sudah tidak mampu lagi untuk mencari nafkah," kata Dg Mido kepada TribunBantaeng.com, Senin (12/12/2016).
Mido pernah mendapat bantuan raskin 25 liter seharga Rp 50 ribu namun sekarang tidak lagi.
"Uangnya pun dari hasil pemberian. Semenjak kepala desa sekarang, saya sudah tidak pernah dapat bantuan lagi, padahal saat pak desa sebelumnya saya selalu dapat," katanya.
Dg Mido mengaku sudah sering didatangi untuk didata namun belum pernah mendapat bantuan.
Ia bercerita, pernah mendengar informasi bahwa dirinya juga dapat bantuan, tetapi setelah dicek ke kepala desa, ternyata nama Mido tidak terdaftar sebagai penerima bantuan.
Wawancara Dg Mido dan tribunbantaeng.com diterjemahkan dari bahasa daerah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/warga-miskin-bantaeng_20161212_141342.jpg)