Aktivis Enrekang: Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Enrekang Pemborosan
Menurutnya, dana sebanyak itu hanya buang-buang anggaran saja karena tidak ada asas manfaatnya.
Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Aktivis Enrekang yang juga merupakan mantan Sekretaris Panglima Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM), Hendrianto Jufri menilai Anggaran Rp 3,6 Miliar yang dianggarkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Enrekang dalam RAPBD 2017 untuk biaya perjalanan dinas ke luar daerah adalah pemborosan.
Hal ini disampaikan Hendrianto ketika dihubungi tribunenrekang.com melalui telephone, Jumat (9/12/2016) malam.
Menurutnya, dana sebanyak itu hanya buang-buang anggaran saja karena tidak ada asas manfaatnya.
"Ngapain mau studi banding ke luar kota kalau toh kinerja dewan saat ini begitu-begitu saja," kata Hendrianto.
Dirinya menduga anggaran itu hanya modus saja buat jalan-jalan ke luar daerah para legislator.
"Apalagi sampai saat ini belum ada kinerja DPRD yang terlihat, seperti produk Peraturan daerah (Perda) yang mengakomodir agar Potensi Pariwisata dan Hasil Bumi dapat menambah income perkapita untuk kepentingan masyarakat," ujar Hendrianto.
Dia menyarankan sebaiknya dana itu dialokasikan ke program yang dapat dirasakan langsung masyarakat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/hendrianto-jufri_20161209_235044.jpg)