Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PWGT Toraja Rayakan Ulang Tahun Emas, Ini Agenda Kegiatannya

Dalam kurun waktu 50 Tahun ini, PWGT telah bertumbuh dengan pesat dan memberikan kontribusi yang tidak sedikit dalam pertumbuhan jemaat.

Penulis: Yultin Rante | Editor: Imam Wahyudi
yultin/tribuntoraja.com
Persekutuan Wanita Gereja Toraja (PWGT) akan memperingati HUT ke 50, yang akan dipusatkan di Kecamatan Rantepao, Toraja Utara, pada 12 sampai 14 Desember 2016 mendatang. 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Persekutuan Wanita Gereja Toraja (PWGT) akan memperingati HUT ke 50, yang akan dipusatkan di Kecamatan Rantepao, Toraja Utara, pada 12 sampai 14 Desember 2016 mendatang.

"Kita bersyukur kepada Tuhan yang telah membimbing perjalanan Persekutuan Wanita Gereja Toraja (PWGT) sejak Tahun 1966 hingga 2016. Dengan gembira kita mencatat bahwa sebelum tahun 1966 perempuan Gereja Toraja telah membentuk persekutuan Kaum Ibu dibeberapa jemaat," kata Ketua Umum PWGT, Jacolina Palimbong P, kepada TribunToraja.Com, di Sekertariat Panitia, Kamis (8/12/2016) sore.

Dalam kurun waktu 50 Tahun ini, PWGT telah bertumbuh dengan pesat dan memberikan kontribusi yang tidak sedikit dalam pertumbuhan jemaat.

Secara khusus, PWGT telah memberikan sumbangsihnya dalam pengembangan kepemimpinan perempuan dalam Gereja Toraja, sebagaimana yang tercermin dalam partisipasi aktif perempuan dalam pelayanan di jemaat-jemaat.

Hal ini mendorong proses penerimaan perempuan dalam jabatan gerejawi yang secara sah diputuskan oleh Sidang Sinode GerejaToraja XIV di Palopo padaTahun 1985.

Di samping program pembinaan spiritual warga PWGT di Jemaat-jemaat, PWGT pun cukup aktif dalam program-program pembinaan keluarga.

"Juga PWGT telah berpartisipasi aktif dalam kehidupan masyarakat, misalnya dengan membuka kursus Keterampilan Wanita (BINTRANITA) di beberapa tempat yang awalnya dimaksudkan untuk melatih keterampilan anak perempuan yang putus sekolah supaya mampu mandiri", tambah Jacolina.

Selain itu, ada berbagai kegiatan serupa yang dilakukan oleh PWGT pada lingkungan jemaat dan klasis sesuai dengan kebutuhan setempat. Semua ini dipahami sebagai bagian dari pekabaran Injil Kerajaan Allah yang utuh untuk semua.

Sementara Ketua Panitia HUT PWGT ke 50, Dice Kondorura, mengungkapkan Ketika merayakan ulang tahun emas ini, PWGT hendak bersyukur kepada Tuhan atas tuntunannya pada waktu yang lalu sambil merenungkan tantangan yang dihadapi gereja kini dan di masa yang akan datang.

"Dan hal-hal yang perlu dibenahi dan ditingkatkan dalam pelayanan PWGT di masa depan. Hal ini penting agar PWGT semakin mampu untuk meningkatkan kualitas warganya mewujudkan injil yang menekankan nilai-nilai kejujuran, kebenaran, keadilan dan kesejahteraan bagi semua," ujar Dice Kondorura.

Keprihatinan dengan berbagai masalah yang sedang melanda negeri ini, banyak ciptaan mengerang kesakitan, karena ulah manusia yang mengeksploitasi sumber daya alam tanpa batas dan penyakit social lainnya.

Dusta dan penipuan yang melekat pada semua bentuk dosa ini semakin dianggap biasa-biasa saja.

Hal ini akan menghancurkan bangsa kita kearah kehancuran jika kita semua tidak segera mengadakan perubahan mendasar dalam diri kita, keluarga, gereja dan masyarakat

"Kita perlu bekerja sama dengan semua anak bangsa apapun latar belakang social, suku, budaya dan agama, untuk mengupayakan keadilan social dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia", tambah Asisten III Pemkab Tana Toraja ini

Dalam kaitan itu Panitia HUT memilih tema: Berakar dalam Kritus Berbuah lebat di dalam dunia. Untuk dapat membuahkan kebenaran, kasih dan kesejahteraan bagi semua, kita perlu semakin berakar dan bertumbuh di dalam Kristus, serta berbuah lebat di dalam dunia.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved