Mahasiswa UIN Alauddin Samata Demo, Tak Mau DIminta Bayar Parkir
Para mahasiswa yang juga membawa spanduk ini berkeliling dari fakultas ke fakultas untuk menggalang petisi penolakan tersebut.
Penulis: Waode Nurmin | Editor: Ina Maharani
Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin
TRIBUN-TIMUR.CON, SUNGGUMINASA- Sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa dari beberapa fakultas di Kampus II Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM), melakukan aksi kampanye menolak wacana kebijakan pihak birokrasi yang akan menerapkan sistem parkir berbayar, Selasa (29/11).
Para mahasiswa yang juga membawa spanduk ini berkeliling dari fakultas ke fakultas untuk menggalang petisi penolakan tersebut.
Salah seorang mahasiswa yang juga tim kampanye, Kefo, menilai sistem parkir berbayar itu yang sangatlah mengandung unsur bisnis.
"Apalagi ketika kita mendengar kalau birokrasi akan menggandeng kerja sama dengan Auto Parking untuk sistem tersebut. Ini sangat orientasi profit dan bisnis," ujarnya.
Nantinya jika diterapkan mahasiswa yang menggunakan kendaraan roda dua akan membayar Rp 1000 setiap hari ketika masuk kedalam kampus.
Namun menurut Kefo, takutnya akan ada kebijakan lain jika mereka menyetujui sistem parkir berbayar itu sekarang.
"sosialisasi nya sekarang memang Rp 1.000 dalam satu hari. Tapi bisa saja nanti dihitung per jam. Jangan sampai yang sekarang bicara begitu hanya supaya kami mau," katanya lagi.
Sementara salah seorang mahasiswa senior, Lin, mengaku sangat tidak setuju dengan sistem tersebut.
"Mahasiswa disinikan bukan hanya datang untuk urusan kuliah. Ada yang datang untuk kegiatan lembaganya. Kita kan jadi berpikir masa hanya mau datang kegiatan harus bayar," Ujarnya.
Apalagi lanjut Lin, jika dikalikan dengan jumlah mahasiswa UINAM saat ini yang mencapai 40 ribu mahasiswa.
"Kalau dikalikan kita perkirakan tidak semua punya kendaraan motor, ya bisa sampai puluhan juta dalam sehari jika sistem parkir berbayar ini diterapkan, " katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/mengatasnamakan-aliansi-mahasiswa_20161129_200512.jpg)