Wacana Penghapusan UN
UN Dihapus, Kepala SMP 1 Maros: Stres Siswa akan Berkurang
Ansar mengatakan, Minggu (27/11/2016) upaya tersebut sebaiknya memang diterapkan untuk pelajar. Penghapusan UN akan berdampak positif bagi pihak sekol
Penulis: Ansar | Editor: Ina Maharani
Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe
TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Kepala SMP 1 Turikale, Maros Andi Ansar menyetujui jika Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berencana menghapus sementara Ujian Nasional (UN) mulai tahun 2017.
Ansar mengatakan, Minggu (27/11/2016) upaya tersebut sebaiknya memang diterapkan untuk pelajar. Penghapusan UN akan berdampak positif bagi pihak sekolah, siswa dan orangtua siswa.
"Kami setuju jika ujian nasional dihapus oleh Kementrian Pendidikan. Ini bisa mengurangi tingkat stres siswa, guru dan orangtua. Memang, selama ini ujian nasional ini menjadi beban berat, apalagi sebagai penentu kelulusan," ujarnya saat dihubungi melalui telepon seluler.
Menurutnya, pemerintah seharusnya memang melakukan penataan lebih baik untuk mengetahui atau mengukur pengetahuan siswa secara nasional.
Pihak sekolah maupun orangtua siswa tidak mempermasalahkan ujian nasional tersebut digelar, jika tidak menjadi penentu kelulusan siswa.
"Sebenarnya ujian nasional tidak menjadi masalah. Cuma ini menjadi penentu kelulusan. Saya yakin, dengan pengahapusan itu, siswa sangat merespon, enjoi dan kita tidak stres lagi," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kala-pantau-un-di-smp-i_20160510_105512.jpg)