Tidak Pernah Diakomodir Pemerintah, Legislator Demokrat Parepare Ancam Tolak Reses
"Jika masih diabaikan, maka reses saya tolak karena kami akan dikecam sebagai pembohong jika setiap reses tidak pernah direalisasikan"
Penulis: Mulyadi | Editor: Ina Maharani
Laporan Wartawan Tribun Timur, Mulyadi
TRIBUN-TIMUR.COM,PAREPARE- Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare mengancam menolak reses karena mengaku selama ini hasil reses tidak pernah diakomodir oleh pihak eksekutif.
Ketua Komisi I DPRD Parepare, Tasming Hamid menjelaskan, Senin (7/11/2016),dirinya salah satu legislator yang akan menolak reses tersebut karena selama ini aspirasi yang diterimanya tidak pernah direalisasikan pemerintah kota.
"Jika masih diabaikan, maka reses saya tolak karena kami akan dikecam sebagai pembohong jika setiap reses tidak pernah direalisasikan. Hal ini merusak kami secara pribadi," ungkap Tasming.
Sementara itu, Ketua Komisi III, Parman Agus Mante menjelaskan, jika hal tersebut memang dikeluhkan sejumlah anggota dewan karena tidak diakomodir pemerintah kota atau terkesan diabaikan.
Parman mengungkapkan, pada rapat pansus tatib nantinya akan diusulkan agar dibuat formulasi baik sehingfa menjadi kekuatan aturan yang diputuskan oleh DPRD secara kelembagaan, agar usulan masyarakat melalui reses legislator bisa terakomodir.
"Sejauh ini belum pernah diakomodir, usulan bantuan modal usaha untuk masyarakat dan selebihnya ada usulan yang sejalan dengan program pemerintah," jelas Parman.
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Parepare, Iwan As'ad mengatakan, mengenai usulan reses anggita DPRD telah menjadi pertimbangan pemerintah kota dan berjanji 2017 mendatang setidaknya seluruh usulan DPRD akan direalisasikan.
"Tentunya akan disesuaikan dengan dana karena secara rasional seluruh daerah mengalami penurunan anggaran tetapi diupayakan usulan DPRD lebih banyak diakomodir,"ungkapnya.(
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/tasming3g_20161027_123306.jpg)